Kasus GOR Kabupaten Sukabumi Mengendap

Sukabumi - Kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung Olahraga (GOR) di Komplek Cisaat senilai Rp4,5 miliar, hingga kini tak jelas penanganannya alias mengendap. Padahal, jauh-jauh hari penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibadak mengatakan sudah mengantongi nama calon tersangka.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Nereca, kasus dugaan Kejari Cibadak sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi termasuk saksi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selain itu, tim penyidik Adhyaksa ini pun saat memeriksa fisik bangunan yang hingga kini belum beres menemukan pelanggaran spek.

Penilaian negatif dan apatispun dilontarkan sejumlah kalangan. Bahkan beberapa aktifis LSM menilai ada yang tak beres dalam kasus GOR Cisaat. "Saya menilai penyelidikan kasus GOR ada yang tak beres," ujar Surono yang mengaku pegiat anti korupsi kepada Neraca saat berkunjung ke kantor PWI Perwakilan Kota Sukabumi, Sabtu (28/12).

Ia berharap, pihak Kejaksaan Agung melakukan penelitian terhadap penanganan kasus di Kabupaten Sukabumi. “Kasus GOR ini sempat membuat masyarakat tercengang dan mengharapkan adanya penanganan serius. Namun semenjak ditangani semenjak September lalu hingga kini tak jelas mau dibawa kasus tersebut,” ujar dia.

Surono menyebutkan, apabila kasus GOR ini tak jelas penanganannya, maka akan menjadi preseden buruk bagi Kejari Cibadak, dan preseden buruk pula bagi pemberantasan korupsi.

Related posts