Perkuat Modal, Capitalinc Gelar Rights Issue

Dalam rangka memperkuat modal, PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) menerbitkan saham baru seri c sebanyak 80 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Hasilnya akan dimanfaatkan untuk memperkuat struktur permodalannya tahun depan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (23/12).

Sekretaris Perusahaan Capitalinc Investment, Setyaningsih mengatakan, dengan adanya aksi ini, maka jumlah modal dasar perseroan akan bertambah sebanyak Rp8 triliun menjadi Rp16 triliun. "Modal dasar kita akan jadi Rp16 triliun di tahun depan,”ujarnya.

Artinya, kata dia, modal dasar entitas usaha dari PT Recapital Advisor ini meningkat dua kali lipat dari modal dasarnya saat ini yang hanya Rp8 triliun. Adapun peningkatan modal dasar ini dimaksudkan sebagai persiapan untuk melakukan aksi korporasi lain.

Lazimnya, penerbitan saham baru ini dimaksudkan untuk memperbesar ruang antara posisi modal disetor dan modal dasar. Berdasarkan laporan keuangan periode September 2013, perseroan memiliki jumlah modal disetor sebanyak Rp2,13 triliun. Sebagai catatan, jika perseroan memiliki jumlah modal disetor sebanyak Rp2,13 triliun saja, MTFN masih memiliki ruang untuk mencari dana melalui aksi korporasi sekitar Rp6 triliun tanpa harus meningkatkan nilai modal disetornya.

Dengan ditingkatkannya nilai modal dasar, dana yang diincar perseroan dapat diasumsikan mencapai lebih dari Rp6 triliun. Sejalan dengan besarnya potensi bisnis dan tingginya permintaan tahun depan, perseroan akan mulai mengembangkan bisnis di bidang minyak dan gas bumi.

Adanya penambahan modal dasar sebanyak Rp8 triliun ini juga merupakan salah satu strategi perseroan sebelum pengembangan bisnis ini. Rencananya, MTFN akan menjalankan aksi korporasi besar pada tahun depan,”Penambahan modal dasar ini untuk memberikan space, supaya nanti kalau kita mau mengadakan aksi korporasi lebih mudah," kata Setyaningsih.

Hingga kini, proses aksi korporasi ini masih dalam pembahasan manajeman. Tanpa merinci, dia mengatakan, investasi dalam bidang migas ini dapat terjadi di perusahaan migas atau blok migas. Saat ini perseroan sudah memiliki bisnis di bidang migas melalui entitas usahanya, yaitu PT Kutai Etam Petroleoum.

BERITA TERKAIT

Danai Belanja Modal - Bima Sakti Lepas 625 Juta Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Di saat bisnis properti masih tertekan, rupanya belum menyurutkan rencana PT Bima Sakti Pertiwi untuk go public.…

Telkom Gelar Safari Ramadhan di Tarakan

Ramadhan kali ini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) di percaya Kementerian BUMN sebagai PIC bersama Perum Jamkrindo dan PT…

Gelar RUPSLB 2019, PT Pelayaran Tamarin Samudra Targetkan Lima Persen Sahamnya Dimiliki Investor Ritel

Jakarta, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (Perseroan) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis (2/5). Dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Wintermar Raih Kontrak US$ 75,8 Juta

Perusahaan pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) mengantongi kontrak berjalan senilai US$75,8 juta atau sekitar Rp 1,09 triliun dengan…

Bayar Utang Eksisting - TBIG Bakal Rilis Global Bond US$850 Juta

  NERACA Jakarta –Danai pelunasan utang yang jatuh tempo, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar…

Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,22 Triliun

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,22 triliun atau Rp26 per saham untuk tahun…