Artphoria 2013 - Ketika Seni Menjadi Sangat Menyenangkan

Untuk Anda yang mungkin kita kunjungi. Event yang berlangsung selama 44 hari ini merupakan pameran sekaligus pesta merayakan dan menghargai seni, kreativitas, interaksi, dan inspirasi. Acara ini digelar di Ciputra Artpreneur Center, Ciputra World 1 Jakarta, Lantai 11, pada 14 Desember 2013 hingga 26 Januari 2014.

Tidak hanya menghadirkan beragam karya seni, dalam acara ini terlibat pula 29 komunitas kreatif yang mengisi stand di antaranya adalah: Komunitas Lubang Jarum Indonesia, Komunitas Peri, Komunitas Atap Alis Indonesia, Barudak Urban Light Bandung, Pena Hitam Arts, Kelas Pagi, Masyarakat Komik Indonesia, Invalid Urban, dan Komunitas Cosplay.

Secara khusus, Artphoria 2013 menampilkan mahakarya dari Kurt Wenner, yaitu seniman kelas dunia asal Amerika yang memopulerkan 3D pavement art atau anamorphic street painting. Kurt Wenner ditemani 5 seniman Indonesia yang turut memamerkan karyanya seperti Hendra Harsono, Rotua Magdalena, Diela Maharani, Zaky Arifin, dan Nady Azhry.

Pengunjung diajak untuk melihat karya ilusi optikal modern yang memanfaatkan manipulasi daya pandang manusia. Anda bisa melihat rangkaian lukisan pada objek datar yang memadukan warna, perspektif, dan teknik pencahayaan khusus.

Lukisan 3 dimensi kreasi karya Kurt Wenner ini bukan hanya bersifat visual dipandang mata namun juga berupaya mengajak pengunjung agar melebur dan intim berinteraksi. Pengunjung bahkan dianjurkan membawa kamera dan diperbolehkan berfoto bersama karya-karya seni tersebut. Ada pula kompetisi foto “Fun with Artphoria” berhadiah smartphone dimana juri penilainya dari selebritas.

Anamorphic 2013 selain menampilkan karya ilusi optikal modern, juga diramaikan pagelaran hiburan dan workshop. Setiap akhir pekan akan ada penampil dan musisi, di antaranya Jakarta Broadway Team, Bojafoo Percussion, Taman Suropati Chamber, The Rombenkz, Mime Couztic, hingga Jakarta Beatbox Clan. Selain itu, ada pula beragam workshop menarik, yang menjadikan “Artphoria 2013” sebagai festival seni yang menghibur dan edukatif.

BERITA TERKAIT

Pengrajin Serang Permak Limbah Mebel - Jadi Usaha Kerajinan Seni Beromzet Ratusan Juta Rupiah

Pengrajin Serang Permak Limbah Mebel Jadi Usaha Kerajinan Seni Beromzet Ratusan Juta Rupiah NERACA Serang – Bagi sebagian orang, limbah…

Seni Instalasi Yang Diminati Generasi Milenial

  NERACA   Jakarta - KiosTix, perusahaan pengelolaan sistem ticketing, berhasil mengelola penjualan tiket online dan tiket go show pameran…

Ketika Disabilitas Diberikan Akses Bukan Keraguan - Go-Jek Gandeng Mitra Disabilitas

Stigma negatif mereka kaum disabilitas yang selalu menyusahkan orang dan tidak mandiri, menjadi momok yang selalu merugikan kaum disabilitas. Alhasil,…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Menpar Targetkan Cross Border Sumbang 20 Persen Kunjungan Wisman di 2019

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya akan meningkatkan potensi pariwisata perbatasan (cross border tourism) di tahun 2019 dalam upaya mencapai target…

Taksi London Jadi Ajang Promosi Wonderful Indonesia

Kementerian Pariwisata selalu memiliki cara tersendiri untuk memperkenalkan pariwisata Indonesia ke mancanegara. Yang terbaru, adalah saat acara  World Travel Mart…

Menpar Ajak Arsitek Ikut Sayembara Desain Pusat Cenderamata

Menyukai desain interior atau seorang arsitek? Jangan sampai ketinggalan kompetisi ini, karena total hadiahnya mencapai Rp1 miliar. Kementerian Pariwisata dengan…