ABM Investama Operasikan Lini Usaha Baru

PT ABM Investama Tbk (ABMM) telah membeli sebagian peralatan berat yang dimiliki anak usahanya PT Sumberdaya Sewatama (SS) untuk dioperasikan mulai 2014 mendatang. Pembelian peralatan berat itu akan disimpan sebagai aset perseroan. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Utama PT ABM Investama Tbk Andi Djajanegara mengatakan, sebagai perusahaan induk operasional, ABM bergerak dalam usaha penyewaan peralatan utama maupun peralatan pendukung pada industri pertambangan dan juga dapat dikembangkan lebih lanjut pada industri lainnya,”Pembelian pompa untuk proses dewatering ini adalah milestone awal dari langkah perseroan menjadi perusahaan induk operasional. Mulai 2014, sebanyak 80 unit pompa tersebut akan siap disewakan oleh ABM kepada para pelanggan”, ungkapnya.

Dia menekankan, perubahan kegiatan usaha perseroan menjadi induk operasional tidak akan mengganggu bisnis utama anak usaha. Namun, justru sebaliknya. Dengan adanya bisnis penyewaan alat dari ABM, dirinya bisa membantu anak usaha untuk fokus pada bisnis utamanya dan perseroan melengkapi kebutuhan-kebutuhan alat-alat tersebut. Maka dengan demikian, perusahaan dan anak-anak usaha akan menjadi semakin terintegrasi.

Perseroan juga meyakini langkah perubahan kegiatan usaha ini akan memberi dampak positif kepada kinerja bisnis. Dengan memiliki sumber pendapatan yang lain, perusahaan akan dapat membiayai operasional tanpa harus tergantung kepada anak-anak usahanya.“Meski ada perubahan kegiatan usaha, fokus ABM tidak pernah berubah yaitu membantu meningkatkan kinerja anak-anak usaha kami”, ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya cukup optimistis bahwa perubahan ini akan mendukung pendapatan terkonsolidasi Grup ABM, dan lebih lagi akan memaksimalkan usaha perseroan dalam meningkatkan potensi pertumbuhan dari anak-anak usaha.

Sesuai yang direncanakan, dengan adanya perubahan kegiatan usaha perseroan, ABM akan menambah satu departemen operasional di bawah Divisi Perencanaan Strategi dan Pengembangan usaha yang dibawahi oleh Direktur Strategi Korporat, Yovie Priadi dalam organisasi Direktorat Strategi Korporat. (nurul)

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha Berharap Pajak Dipangkas

  NERACA   Jakarta – Kalangan dunia usaha meminta kepada pemerintah untuk memangkas Pajak Penghasilan (PPh) badan bagi pengusaha. Menurut…

Lagi,Kapal Milik Anak Usaha SOCI Meledak

Kapal milik anak usaha PT Soechi Lines Tbk (SOCI) yakni PT Multi Ocean Shipyard (MOS) meledak. Ledakan tersebut diduga berasal…

Mulai Beroperasi Ruas Tol Baru - Laba Jasa Marga Masih Stabil di Rp 584,8 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pengelola jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) berhasil mencatatkan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Vale Indonesia Terkoreksi 26%

Kuartal pertama tahun ini, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan penjualan sebesar US$126,4 juta atau melemah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.…

Penjualan Panca Budi Idaman Tumbuh 20%

NERACA Jakarta - PT Panca Budi Idaman Tbk (PBIB) mencetak pertumbuhan penjualan lebih dari 20% pada kuartal I/2019, seiring dengan…

Geliat Infrastruktur Jalan Tol - WEHA Targetkan Pendapatan Tumbuh 15%

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 15% dengan pengembangan digital yang…