Krakatau Steel Siapkan Anak Usaha Go Public - Targetkan Gelar IPO di Tahun Depan

NERACA

Jakarta – Meskipun tahun depan adalah tahun politik, dimana pelaku pasar akan lebih bersikap wait and see dalam melakukan aksi korporasinya. Tetapi tidak bagi PT Krakatau Steel Group. Pasalnya, perusahaan plat merah ini akan membawa satu anak usahanya untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offring/IPO), “Saat ini group sedang melakukan feasibility studi kepada anak usaha," kata Direktur Utama Krakatau Steel, Irvan K Hakim di Jakarta, kemarin.

Menurut Irvan, group menyeleksi lima dari 13 anak usaha konsolidasi dalam PT Krakatau Steel Group. Namun, saat ini Irvan belum bisa menyebutkan nama anak usaha yang akan IPO. Dirinya hanya menyebutkan, ada lima anak usaha yang di jajaki, namun belum bisa sebutkan apa namanya karena masih mengajak pihak-pihak lain untuk melakukan evaluasi harga.

Dirinya menjanjikan, Maret akan disampaikan namanya. Dimana hanya satu anak usaha saja yang IPO. Selain itu, kata Irvan, tahun depan perserpan optimis memperoleh peningkatan permintaan baja hingga mencapai 5-7% serta mengharapkan adanya kenaikan pada harga baja internasional,”Kami berkeyakinan permintaan baja tumbuh kira-kira 5-7%. Tumbuh dengan kisaran itu sudah terbilang bagus di tengah kondisi ekonomi global saat ini,”tandasnya.

Optimisme adanya peningkatan pada permintaan baja nasional lantaran adanya proyeksi dari Kementrian Perindustrian yang menyebutkan bahwa konsumsi baja di dalam negeri diperkirakan mencapai 15 juta ton hingga 2015. Hal ini sejalan dengan terealisasinya sejumlah proyek-proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Kebutuhan baja tersebut untuk membangun sejumlah infrastruktur seperti jalan tol dan konstruksi bangunan bertingkat.

Sebagai informasi, konsumsi baja meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan kebutuhan tahun ini yang sebesar 8 juta ton. Lonjakan kebutuhan itu mengingat banyaknya proyek infrastruktur yang telah dimasukkan dalam program MP3EI seperti jalan tol, jembatan, dan bangunan-bangunan baru, segera direalisasikan,”Permintaan baja bisa mencapai 10 sampai 11 juta ton, itu suatu potensi yang cukup besar bagi kami,"kata Irvan.

Asal tahu sajam PT Krakatau Steel Tbk masih menyisakan dana hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) hingga kuartal III/2013 sebesar Rp971,25 miliar dari total perolehan dana IPO sebesar Rp2,6 triliun. (bani)

Related posts