Transaksi Remitansi CIMB Niaga Tumbuh 26% - Di Asia Tenggara

NERACA

Jakarta - Bisnis remittance (pengiriman uang) valuta asing (valas) masih menjadi bisnis yang menarik untuk digarap. Sebagai salah satu pemain lama, PT Bank CIMB Niaga Tbk terus mengembangkan layanan ini, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Besarnya potensi di kawasan ini menjadikan bisnis remittance CIMB Niaga di Asia Tenggara terus meningkat. Per 30 September 2013, CIMB Niaga berhasil mencatatkan pertumbuhan nilai transaksi remittance di kawasan ini sebesar 26%, dibandingkan periode yang sama 2012.

"Dari total transaksi remittance CIMB Niaga di Asia Tenggara, Singapura, Malaysia, dan Thailand menjadi tiga negara dengan total nilai transaksi terbesar," kata Hendra Lembong, Chief Transaction Banking Officer CIMB Niaga di Jakarta, pekan lalu.

Dia menambahkan, saat ini CIMB Niaga menyediakan produk transfer valas dalam 130 mata uang asing untuk layanan remittance-nya. Sebagai bagian dari jaringan perbankan universal terkemuka di Asia Tenggara, layanan remittance CIMB Niaga memiliki sejumlah keunggulan.

Layanan remittance khusus untuk mata uang Ringgit Malaysia (MYR) dan Baht Thailand (THB), termasuk menjadi salah satu layanan unggulan dari CIMB Niaga. Nasabah dapat langsung menukarkan uang rupiahnya dengan sekali konversi ke MYR atau ke THB dengan kurs jual beli yang kompetitif, tanpa perlu menukarkan terlebih dahulu ke mata uang dolar AS.

"CIMB Niaga juga menyediakan layanan remittance di hari yang sama tanpa biaya tambahan (syarat dan ketentuan berlaku), untuk sejumlah mata uang regional. Nasabah yang menggunakan layanan ini juga akan lebih diuntungkan, baik dari sisi nilai tukar maupun waktu," kata Hendra.

Didukung jaringan regional yang kuat di negara-negara ASEAN, nasabah juga dapat memanfaatkan pengiriman remittance valas melalui fasilitas e-channel, yaitu CIMB Clicks dan BizChannel@CIMB, maupun layanan Preferred Phone Banking 500 800, yaitu layanan phone banking khusus untuk nasabah Preferred dan Private Banking CIMB Niaga.

Menurut Hendra, Asia Tenggara masih menjadi kawasan dengan potensi yang besar. Ke depan, CIMB Niaga akan terus mengembangkan beragam inovasi maupun fitur-fitur dalam layanan remittance, sebagai bentuk komitmennya dalam memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya nasabah CIMB Niaga. Langkah ini juga untuk mengantisipasi pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN pada 2015 mendatang, dan sejalan dengan visi induk usaha, CIMB Group, untuk menjadi perusahaan terkemuka di ASEAN. [rin]

BERITA TERKAIT

Penumpukan Kendaraan IPCC Tumbuh 7,93%

Semester pertama 2019, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatatkan jumlah penumpukan kendaraan di terminal tumbuh 7,93%. Dimana dalam priode…

Sentimen Pemangkasan Suku Bunga - Transaksi Harian Bursa Sepekan Naik 15,30%

NERACA Jakarta - Sentimen pemangkasan suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% masih memberikan sentimen positif…

Sesuaikan Hasil Kajian RBB - Bank BTN Optimis Bisnis Tetap Tumbuh

Tahun 2019, menjadi tahun yang penuh tantangan karena pertumbuhan ekonomi dunia dan  domestik diperkirakan melambat akibat berkepanjangannya perang dagang antara…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Tegaskan Penurunan Suku Bunga Kembali Terbuka

  NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo melontarkan sinyalemen kuat bahwa Bank Sentral bisa saja kembali menurunkan…

DPLK BRI Naik 40%

    NERACA   Jakarta - Dana kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) BRI hingga Juni 2019 mencapai Rp12,03 triliun…

Banyak Lembaga Pembiayaan Kerjasama dengan Dukcapil, Perlindungan Data Dipertanyakan

  NERACA   Jakarta – Lembaga pembiayaan banyak yang bekerjasama dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendag) lebih…