Beli Satelit, PSN Kuras Dana US$ 200 Juta

Seiring makin meningkatnya pengguna jasa telekomunikasi dan internet, memicu bagi perusahaan telekomunikasi untuk memberikan layanan dan kualitas yang baik bagi pelanggannya. Maka untuk kebutuhan klien tersebut, perusahaan di bidang satelit berbasis informasi, Pasifik Satelit Nusantara membeli satelit baru berteknologi mutakhir, Boeing Satellite Systems International.

Kata Presiden Direktur Pasifik Satelit Nusantara (PSN), Adi Rahman Adiwoso, investasi untuk pembelian Boeing Satellite Systems Internasional senilai US$ 200 juta atau sekitar Rp 2 Triliun, “Pembelian Boeing Satellite Systems ini diberi nama PSN VI,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, satelit PSN VI membantu memperluas kapasitas satelit terkait jaringan komunikasi suara, data, internet broadband dan distribusi video di seluruh kepulauan Indonesia. Terutama yang masih sulit dijangkau jaringan infrastruktur terestial seperti pembangunan fiber optic dan microwave link.

Adi menargetkan, satelit keenam yang dimiliki perseroan ini akan meluncur pada pertengahan 2016 dan diharapkan mulai beroperasi pada awal 2017. "PSN VI akan mengisi slot 146 derajat E," kata Adi.

PSN VI memiliki transponder C dan Ku Band. Transponder C digunakan untuk melayani kebutuhan distribusi video, celullar trunkinh dan komunikasi data pada perusahaan kecil, menangah dan besar. Sementara transponder Ku Band lebih dipeuntukkan TV berbayar (pay TV). PSN VI yang merupakan satelit Boeing 702SP mempergunakan roket pengendali mutakhir bernama electric propulsion, sehingga dapat menghemat berat satelit hingga 3 ton. (bani)

BERITA TERKAIT

Luncurkan Transaksi GOFX - BKDI Incar Transaksi US$ 200 Juta Perhari

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan transaksi industri bursa berjangka, Indonesia Commodity & Derevatives Exchange (ICDX) atau PT Bursa Komiditi Derivatif…

Targetkan Produksi 400 Ribu Ton - BOSS Anggarkan Belanja Modal US$ 10 Juta

NERACA Jakarta – Danai operasional kinerja perusahaan guna memacu produksi tambang batu bara tumbuh lebih agrsif lagi, PT Borneo Olah…

Ditopang Produksi Anak Usaha - HRUM Targetkan Produksi 5 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Mengulang kesuksesan di tahun kemarin, PT Harum Energy Tbk (HRUM) menargetkan produksi batu bara sebesar 5 juta…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun…

BEI Suspensi Saham BDMN dan BBNP

PT  Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara waktu perdagangan dua saham perbankan yang direncanakan akan melakukan merger usaha pada perdagangan…

Chandra Asri Investasi di Panel Surya

Kembangkan energi terbarukan yang ramah lingkungan dalam operasional perusahaan, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menggandeng Total Solar untuk menghasilkan…