Asuransi Mitra Bidik Dana IPO Rp 96,67 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Mitra Maparya menawarkan harga perdana saham di kisaran Rp240-Rp280 per saham. Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 402.781.000 saham atau 29% dari modal ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal Rp100 setiap sahamnya. Perseroan membidik dana dari IPO sebanyak Rp96,67 miliar sampai Rp112,6 miliar.

Direktur Keuangan PT Asuransi Mitra Maparya, Jasin Tjandrawidjaja mengatakan,dana hasil IPO sekitar 65% akan dialokasikan untuk pengembangan perluasan jaringan pemasaran. Sedangkan, 15% untuk IT, 10% untuk pengembangan human capital. "Sedangkan 10 persennya lagi untuk biaya promosi dan marketing," kata Jasin di Jakarta, Kamis (19/12).

Adapun penjamin emisi, perseroan menunjuk PT Kresna Graha Sekurindo Tbk (KREN). Adapun masa penawaran awal pada 19-27 Desember 2013, tanggal efektif 31 Desember 2013, masa penawaran 3-9 Januari 2014, pengembalian uang pemesanan 15 Januari 2014. Untuk distribusi saham secara elektronik pada 15 Januari 2014, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Januari 2013.

Tahun depan, perseroan menargetkan premi sebesar Rp340 miliar. Hingga Juni 2013, perseroan mencatatkan pendapatan premi bruto sebesar Rp133,6 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp104,6 miliar.

Presiden Direktur Asuransi Mitra Maparya, Joseph D Angkasa mengatakan, kontribusi terbesar pendapatan premi bruto masih pada kendaraan bermotor sekitar 60 persen atau senilai Rp77,19 miliar."Sementara untuk asuransi kebakaran sebesar Rp19,75 miliar, asuransi aneka Rp28,27 miliar, dan asurnasi pengangkutan sekitar Rp8,3 miliar,"ujarnya.

Dirinya optimistis, premi akhir 2013 dapat mencapai target sekitar Rp280 miliar. Perseroan juga membukukan premi reasuransi sebesar Rp32 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp13,53 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

IPO DIVA Oversubscribe mencapai 5,6 kali - Patok Harga Rp 2.950 Per Saham

NERACA Jakarta - PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) telah menetapkan pelaksanakan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada…

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

NPI Januari-Oktober Defisit US$5,51 Miliar - INDEF MINTA PEMERINTAH WASPADAI HARGA PANGAN

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Oktober 2018 masih defisit US$1,82 miliar secara bulanan (mtm) dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…