Asuransi Mitra Bukukan Premi Rp280 Miliar - Per November 2013

​NERACA

Jakarta - PT Asuransi Mitra Maparya (Asuransi Mitra) per November 2013, berhasil membukukan premi sebesar Rp280 Miliar, ini meningkat sebesar 25% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.Direktur Utama Asuransi Mitra, Joseph D Angkasa menjelaskan, premi kendaraan bermotor masih berkontribusi besar terhadap perolehan premi bruto. “Perolehan premi kendaraan bermotor sekitar 60% atau senilai Rp77,19 Miliar, sedangkan untuk asuransi kebakaran, sebesar Rp19,75 Miliar, asuransi aneka Rp28,27 dan asuransi pengangkutan sebesar Rp8,3 Miliar,” kata Joseph di Jakarta, Kamis (19/12).

Hingga akhir tahun ini, Joseph mengaku optimis perusahaan akan mencapai target sebesar Rp280 Miliar. “Untuk per November ini, telah mencapai sekitar Rp260 Miliar,” imbuh dia. Selain itu, Asuransi Mitra juga membukukan premi reasuransi sebesar Rp32 Miliar dari periodeyang sama tahun sebelumnya sebesar Rp13,53. Sedangkan untuk tahun 2014 mendatang, Asuransi Mitra menargetkan perolehan premi sebesar Rp340 miliar.

Namun, Joseph juga mengungkapkan, untuk perolehan laba tahun ini terjadi penurunan yang diakibatkan banyaknya klaim yang di bayarkan. Dari periode Juni 2013, perusahaan berhasil mencatatkan penurunan laba yang signifikan yakni dari Rp17 triliun pada Juni tahun lalu, menjadi Rp3,1 triliun pada Juni tahun ini

“Tingginya klaim pada asuransi kendaraan bermotor merupakan penyebabnya, klaim tersebut terjadi karena total loss atau kehilangan penuh akibat pencurian, selain itu kejadian banjir di Jakarta pada awal tahun lalu,” terang Joseph.Sementara itu, tahun depan Joseph menargetkan perusahaan bisa meningkatkan laba sebesar 20%. “Kami optimis tahun depan target laba bersih akan tercapai,” tambah dia.

Sebelumnya, untuk memperkuat struktur permodalan, Asuransi Mitra menawarkan harga saham perdana sebesar Rp240 hingga Rp280 per sahamnya. Perusahaan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 402,78 juta saham terdiri dari 138, 9 juta saham biasa atas nama yang dikeluarkan dari portepel (saham baru) dan 263,88 juta saham biasa atas nama PT Griyainsani Cakrasadaya. Sedangkan total saham yang dicatatkan sejumlah 1,38 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Joseph mengatakan, dengan seperti itu, maka dapat memungkinkan Asuransi Mitra untuk terus melakukan inovasi dan memperluas jaringan pemasaran untuk menggarap pasar yang berkembang terus dan semakin menantang. "Selain itu, dengan beredarnya saham Asuransi Mitra di pasar modal Indonesia, maka dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk memiliki pilihan lain yang baik dalam berinvestasi," pungkasnya. [sylke]

BERITA TERKAIT

MABA Masih Bukukan Rugi Rp50,64 Miliar

NERACA Jakarta – Perfomance kinerja keuangan emiten properti dan hotel, PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) masih membukukan raport merah.…

MICE Bagikan Dividen Rp 10 Per Saham

NERACA Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Multi Indocitra Tbk (MICE) memutuskan untuk membagikan dividen kepada…

Bayan Bukukan Laba Bersih Turun 30,85%

NERACA Jakarta – Positifnya harga batu bara di pasar belum memberikan dampak terhadap pencapaian kinerja PT Bayan Resources Tbk (BYAN).…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Meski Terjadi Aksi 22 Mei, Transaksi Perbankan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebutkan demonstrasi terkait Pemilu pada 22 Mei 2019 yang diwarnai…

Libur Lebaran, BI Tutup Operasional 3-7 Juni

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk meniadakan seluruh kegiatan operasional pada 3-7 Juni 2019 atau…

Asosiasi Fintech Minta Dapat Kemudahan Akses Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta – Industri Finansial Technology (fintech) berharap agar pemerintah bisa mengizinkan usaha fintech bisa mendapatkan akses…