2014, Pemprov Sumut Fokus Garap Listrik dan Gas

NERACA

Medan - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) pada 2014 akan fokus di pembangunan dan peningkatan infrastruktur, khususnya energi listrik dan gas, agar bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar enam persen. "Tanpa infrastruktur memadai, khususnya listrik dan gas, tidak mungkin ada investasi. Padahal tahun depan Sumut menargetkan bisa mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar enam persen," kata Wakil Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi di Medan, Sumatera Utara, Rabu (18/12).

Untuk keperluan peningkatan infrastruktur itu, pihaknya telah mendesak berbagai pihak terkait untuk merealisasikan sejumlah proyek listrik dan gas. Sementara Pemprov Sumut akan berupaya memaksimalkan kemudahan pengurusan perizinan terkait proyek-proyek tersebut. "Diakui, ada kendala utama yakni menyangkut izin penggunaan kawasan hutan untuk membangun pembangkit listrik yang berada di Pemerintah Pusat. Tetapi, Pemprov Sumut berupaya membantu maksimal agar perizinan itu bisa cepat keluar," tambah Erry.

Dia juga menjelaskan, dengan target pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar enam persen, maka pertumbuhan kebutuhan listrik harus bisa sembilan persen sehingga kalau dewasa ini kebutuhan listrik 1.600 megawatt (MW), maka tahun depan lebih besar lagi. Menurut Erry, potensi tenaga listrik di Sumut sebenarnya sangat banyak mulai dari tenaga air, panas bumi, gas, mikrohidro hingga biomassa.

Sementara itu, Ekonom Sumut, Wahyu Ario Pratomo menambahkan, pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2014 bisa di atas enam persen kalau infrastruktur seperti gas dan listrik memadai. "Sumberdaya alam (SDM) masih sangat potensial. Apalagi sektor jasa semakin meningkat," katanya. Menurut dia, kalau permasalahan di sektor industri Sumut yakni krisis gas dan listrik dapat diatasi, maka pertumbuhan ekonomi bisa naik lebih besar dari 6%-6,4% yang diprediksi untuk tahun depan. [ardi]

Related posts