Pencabutan Subsidi BBM Dilaksanakan Pada 2014 - DKI Jakarta

NERACA

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menegaskan rencana pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) khusus di wilayah Jakarta akan dilakukan pada 2014 mendatang. "Pencabutan subsidi BBM ini bukan sekadar rencana. Kami pasti lakukan tahun depan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah setuju," katanya di Balai Kota, Jakarta, Rabu (18/12).

Terkait pelaksanaan rencana tersebut, menurut Ahok, sapaannya, Pemprov DKI Jakarta telah mempersiapkan bahan-bahan untuk keperluan analisa sebelum akhirnya dilakukan uji coba langsung oleh masyarakat. "Jadi, sebelum benar-benar diterapkan, kita mau adakan uji coba dulu di masyarakat. Kita lakukan analisa. Sehingga, dari situ, kamia bisa tahu berapa masyarakat yang pro dan kontra terhadap pencabutan subsidi BBM itu," ujarnya.

Dia menuturkan pencabutan subsidi BBM tersebut akan segera dilakukan setelah keberadaan transportasi masal di Jakarta sudah mencukupi dan memadai. "Sekarang ini kami terus membenahi transportasi umum di Jakarta. Kalau armadanya sudah banyak, manajemennya juga bagus, ya, kita akan langsung cabut subsidi BBM itu," tutur Ahok.

Dia mengungkapkan rencana tersebut tidak hanya terbatas sampai pada pencabutan subsidinya saja, tetapi juga termasuk BBM atau premiumnya. "Kami bukan cuma mau cabut subsidinya, tetapi juga hilangkan premiumnya sekalian. Lagipula, premium itu tidak baik untuk lingkungan hanya menambah pencemaran. Jadi, sebaiknya ikut dihilangkan saja," tandasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Jakarta Dinilai Butuh Kota Penyangga Seperti Meikarta - Kurangi Beban Perkotaan

    NERACA   Jakarta - DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi Indonesia dinilai sangat membutuhkan daerah-daerah penyangga…

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

Tol Trans Jawa, Jakarta-Surabaya Ditempuh 10 Jam

    NERACA   Surabaya - Waktu tempuh antara Jakarta ke Surabaya yang berjarak 760 kilometer dapat ditempuh paling lama…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Mewaspadai Inflasi Di Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman…

LPEI Mendorong BUMN Ekspor ke Pasar Prospektif

    NERACA   Jakarta – Pasar prospektif menjadi salah satu alternatif negara tujuan untuk memperluas ekspor di samping Cina…