Perbankan Syariah: Dari Birmingham dan Bahrain

Perbankan Syariah: Dari Birmingham dan Bahrain

Thomson Reuters dan Abu Dhabi Bank yang bekerjasama dengan Islamic Corporation for the Development of the Private Sector (ICD) memberikan penghargaan bagi lembaga perbankan dan konsultasi keuangan tingkat internasional menyambut diadakannya pertemuan perbankan Islam di Bahrain, awal Desember 2013.

ICD adalah anak perusahaan Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank/IDB). Islamic Finance Advisory & Assurance Services (IFAAS), sebuah perusahaan konsultan keuangan yang berbasis di Birmingham, Inggris, berhasil memenangi kategori Islamic Finance Industry Development Challenge (Pengembangan Produk Keuangan Syariah yang inovatif) berdasarkan prinsip ekonomi syariah. Prinsip itu adalah mudharabah bagi hasil) yang memungkinkan bank syariah memberikan pembiayaan jangka pendek tanpa bunga.

Saat ini memang belum tersedia produk pembiayaan modal kerja, akan tetapi inovasi yang dilakukan oleh IFAAS bekerjasama dengan AAOIFI akan memungkinkan perbankan syariah memperluas jangkauan produk mereka. Sultan Choudhury, managing director Islamic Bank of Britain cabang Birmingham mengatakan, penghargaan yang diperoleh IFAAS merupakan kesuksesan besar bagi industri keuangan syariah di Inggris.

Bahrain Negara Syariah

Sementara itu, dikutip dari cpifinancial.net, ICD dan Thomson Reuters juga menempatkan Negara Bahrain sebagai negara dengan sektor keuangan syariah termaju kedua di dunia di belakang Malaysia. Di urutan ketiga adalah Saudi Arabia. Di Bahrain, total aset keuangan syariahnya mencapai US$ 47 miliar.

Bahrain memiliki lanskap pendidikan ekonomi syariah terbaik kedua sedunia. Sebanyak 23 institusi menawarkan program pendidikan ekonomi syariah baik berupa gelar sarjana dan pelatihan-pelatihan singkat. Di bidang penelitian, Bahrain telah memiliki 17 jurnal ekonomi syariah yang telah dipublikasikan dalam waktu tiga tahun terakhir. (saksono)

BERITA TERKAIT

Perbankan Syariah Lebih Suka Akad Mudharabah

    NERACA Jakarta - Praktisi perbankan syariah dari PT Sarana Multigriya Finansial Eko Ratrianto mengatakan perbankan syariah lebih menyukai…

Likuiditas Perbankan akan Semakin Ketat Di Tahun Depan

      NERACA   Jakarta - Sektor perbankan akan menghadapi tantangan di tahun depan berupa likuiditas yang semakin ketat.…

Reformasi Struktural Ekonomi, Mulai dari Mana?

Oleh: Pril Huseno Mencermati pelemahan rupiah yang (kembali) terjadi dan semakin melebarnya current account deficit (CAD) Indonesia, suara-suara agar Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Dongkrak Pariwisata, Menggarap Pasar Milenial

Organisasi Pariwisata Dunia di bawah naungaun PBB (UNWTO) mengapresiasi kenaikan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia, yang termasuk dalam kategori tercepat…

Milenial Memburu Objek Wisata Digital

Besarnya gelombang "gangguan" di era milenial ini tidak bisa dipungkiri terus menekan, bahkan menggeser apapun yang dinilai masih konvensional di…

Menjaring Wisatawan Hingga ke Mancanegara

Berbagai obyek wisata di Nusa Tenggara Timur sebagai pulau terindah di dunia menurut majalah Focus dari Jerman dengan branding pasola,…