Mandiri Menargetkan Penggunaan Kartu Debit Meningkat 30%

​NERACA

Jakarta - Pada 2014 mendatang, PT Bank Mandiri Tbk mengharapkan transaksi penggunaan kartu debit meningkat sekitar 30%. Hal ini terjadi karena juga meningkatnya kebutuhan masyarakat akan transaksi kartu debit.Senior Vice President Group Head Mass Banking Group Bank Mandiri, Riza Zulkifli mengatakan, perkiraan tersebut juga diharapkan bisa terus meningkat di tahun-tahun mendatang. “Kita sebenarnya ingin customer semakin sering menggunakan service kita yang lain, kita ka nada payment buat bayar listrik, air, pulsa dan sebagainya,” imbuh Riza di Jakarta, Senin (16/12).

Selanjutnya dia menjelaskan, harapannya tersebut seiring dengan jumlah transaksi kartu debit yang dalam perbulannya bisa menyentuh di angka 11 juta transaksi. “Sedangkan untuk total transaksi seperti mesin Electronic Data Capture (EDC), anjungan tunai mandiri (ATM) dan sebagainya itu bisa lebih dari 11 juta transaksi,” kata dia.

Sementara untuk keseluruhan nominalnya, menurut dia, dari 11 juta transaksi tersebut, sejumlah Rp8 triliun. “Untuk nominalnya lebih dari Rp4 triliun, bahkan bisa juga lebih,” jelas dia.

Selain itu, dia menjelaskan dalam satu buah EDC investasinya diperkirakan sebesar US$400, namun menurut dia EDC merupakan transaksi yang lebih murah dan aman jika dibandingkan mesin ATM. Untuk total mesin EDC sendiri, pihaknya mengaku hingga akhir tahun ini total EDC sekitar 220 ribu buah. Dia mengharapkan akan tumbuh terus, pihaknya akan terus melakukan kerja sama, karena kita ingin memudahkan masyarakat dalam transaksinya seperti menggunakan kartu debit.

Sedangkan untuk meningkatkan transaksi pembayaran elektronik, Bank Mandiri menjalin kerjasama dengan restoran cepat saji KFC. Disini, Bank Mandiri akan memanfaatkan EDC dalam melakukan transaksi pembayaran serta melakukan program promosi bersama.

Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri, Hery Gunardi bersikap optimis bisa terus meningkatkan marketshare dalam bisnis e channel. Menurut Hery, dengan kerjasama ini, perseroan merupakan satu-satunya bank yang bisa melayani pembayaran secara elektronik di sebanyak 500 buah outlet KFC di 103 kota besar di Indonesia.

Dia menambahkan, Bank Mandiri akan memasang lebih dari 1.000 mesin EDC di seluruh outlet KFC tersebut. Hery menjelaskan, kerjasama ini merupakan upaya perseroan dalam meningkatkan penggunaan transaksi e-channel sekaligus mendorong terbentuknya less-cash society di Tanah Air.

Hingga September 2013, jumlah mesin EDC terpasang Bank Mandiri tercatat sebanyak 209.249 unit, meningkat 45,93% dari September 2012 yang sebanyak 143.384 unit. Adapun jumlah ATM terpasang sebanyak 11.454 unit, bertambah 988 unit dari 10.466 pada September 2012. Dengan penambahan tersebut, volume transaksi e-channel Bank Mandiri (melalui ATM, EDC dan SMS Banking) meningkat 5,6% menjadi 992,2 juta transaksi dari Januari hingga September 2013.

Selain pemanfaatan mesin EDC Mandiri, Bank Mandiri dan Fast Food Indonesia juga akan menjalin kerjasama promosi bersama dalam bentuk Joint Promo Marketing yang memungkinkan nasabah untuk menggunakan loyalty rewards yang dimilikinya untuk bertransaksi di seluruh outlet restoran cepat saji, Kentucky Fried Chicken (KFC). [sylke]

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

NPWP SMARTCARD MANDIRI

Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Alexandra Askandar (kedua kanan) menyaksikan Kakanwil DJP Kalselteng Cucu Supriatna mencoba transaksi kartu pintar NPWP…

MANDIRI E-STORE DI SHOPEE

SEVP Consumer and Transaction Bank Mandiri Jasmin (kanan) bersama Director Shopee Indonesia Handhika Jahja saat meresmikan pembukaan Mandiri e-store di…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank BUMN Minta Pengaturan Bunga Deposito

      NERACA   Jakarta - Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan…

Realisasi KUR 2018 Capai Rp120 Triliun

      NERACA   Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang 2018…

BNI Belum Putuskan Soal Kerjasama WeChat dan Alipay

    NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (BNI) masih belum menentukan keberlanjutan kerja sama dengan dua perusahaan…