Walikota Ajak Mahasiswa Kembangkan Koperasi - Kota Sukabumi

Sukabumi - Walikota Sukabumi Moch Muraz mengajak mahasiswa untuk mengembangkan ekonomi dengan cara berkoperasi di setiap kampus tempat menimba ilmu. Hal itu dikatakan Walikota saat membuka acara Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Taaruf bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintah dan Sosial (STIPS) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul ‘Ulum di Gedung Islamic Centre, Sabtu (14/12).

Menurut Walikota, masih sedikit mahasiswa mau mengembangkan koperasi. Padahal, Koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan dan kekeluargaan sangat besar peranannya terhadap bangsa dan Negara. “Koperasi sudah terbukti menjadi penopang ekonomi yang kuat. Mari kita ciptakan jiwa ekonomi agar kita nantinya mampu bersaing dengan perdagangan bebas,” himbau Muraz.

Selain itu, kata Muraz, agar ekonomi Indonesia tidak tergerus oleh ekonomi kapitalis yang dianut Barat, perlu perhatian serius dari seluruh kalangan, khususnya kalangan akademis. “Harapan saya, mahasiswa harus sudah mulai berbicara perkembangan ekonomi, sosial, budaya dan hukum. Dan kembangkan ekonomi khususnya menghadapi perdagangan bebas,” papar dia.

Selama ini, sambung Muraz, kebanyakan mahasiswa terjun langsung ke dunia politik praktis, namun tak memiliki peranan strategis. “Akhirnya kebanyakan hanya ingin mencari popularitas saja,” kata Muraz.

Padahal, lanjut dia, dengan terjun langsung ke masyarakat, dan memahami akan kebutuhan serta mampu memberikan dorongan untuk mencari solusi, maka Sukabumi akan mampu menghadapi persaingan perdagangan bebas ke depan. “Peranan mahasiswa sebagai agent of change sangat besar. Lakukan lah itu agar kita menjadi masyarakat sejahtera,” ungkap dia.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Taaruf mahasiswa STIPS dan STAI Syamsul ‘Ulum, Benny Mustari kepada Neraca mengatakan tersebut merupakan kegiatan tahunan bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2013/2014. Benny menyebutkan, taaruf atau orientasi pengenalan kampus (ospek) yang dilakukan berbeda dengan perguruan tinggi lainnya yang mengedepankan kegiatan fisik. “Kita melakukan ospek ini, menghadirikan pembicara yang ada kaitannya dengan program studi di Syamsul ‘Ulum,” katanya.

Related posts