Penyuluh Diharapkan Jadi Ujung Tombak - Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan

NERACA

Donggala – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPSDMKP) di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengharapkan para penyuluh perikanan yang per Desember 2013 ini jumlahnya mencapai 11.429 orang menjadi ujung tombak dalam pembangunan kelautan dan perikanan di Indonesia.

Itu sebabnya, Kepala BPSDMKP Suseno Sukoyono mengatakan, para penyuluh perikanan harus memiliki kemampuan khusus di bidang perikanan. Peran mereka dianggap sangat penting karena posisinya sebagai konsultan, pendamping, sekaligus mitra utama para pelaku usaha perikanan. Hal itu disampaikan Suseno di Donggala, Sulawesi Tengah, dalam acara Temu Karya Penyuluh dan Pelaku Utama Kelautan dan Perikanan, Sabtu (14/12). Kegiatan tersebut merupakan salah satu partisipasi BPSDMKP dalam perayaan Hari Nusantara yang puncaknya digelar di Palu, Sulteng, Minggu (15/12).

Kepada wartawan di Grand Duta Hotel, Palu, Suseno juga menjelaskan langkah-langkah BPSDMKP dalam meningkatkan keterampilan para penyuluh perikanan, dengan beragam program pelatihan buat mereka, termasuk pemberian penghargaan bagi penyuluh teladan. Dalam kegiatan ini pula, selain dilaksanakan lomba karya tulis penyuluh perikanan yang diikuti lima finalis, BPSDMKP juga memberi penghargaan kepada 27 penyuluh teladan dari 27 provinsi di Indonesia.

Menurut BPSDMKP, penghargaan itu diharapkan dapat meningkatkan motivasi mereka sebagai penyuluh perikanan, sekaligus mengapresiasi mereka yang telah berkinerja baik dan berdedikasi tinggi dalam melaksanakan tugasnya.

Di samping itu, kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta dan Kabupaten Donggala terkait pengembangan SDM kelautan dan perikanan. Kerjasama tersebut mencakup penyelenggaraan pendidikan kelautan dan perikanan bagi putra daerah, penempatan lulusan pendidikan kelautan dan perikanan, serta Tri Dhharma Perguruan Tinggi.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat pelatihan bagi masyarakat di Kabupaten Donggala. Pelatihan yang dilaksanakan BPSDMKP ini telah dilakukan sejak 2007. Adapun pada 2013 ini dilakukan empat pelatihan yang terdiri dari pelatihan penanganan pasca panen rumput laut, pelatihan budidaya air tawar, pelatihan mesin pendingin kapal perikanan, dan pelatihan permesinan kapal perikanan.

Yang juga penting, acara ini juga mensosialisasikan program cyber extension dan SMS gateway. Cyber extension merupakan materi penyuluh berbentuk elektronik yang dapat diakses secara online, sehingga masyarakat dan penyuluh dapat memperolehnya dimana saja, setiap saat, selama ada koneksi internet. Adapun SMS gateway merupakan pengembangan sistem layanan dan jaringan informasi penyuluh melalui pesan pendek untuk pendataan produksi perikanan dan permasalahan dalam pengembangan usaha perikanan di kabupaten/kota di Indonesia.

Related posts