2014, BII Menargetkan Nasabah Mobile Banking Naik 20%

NERACA

Jakarta PT Bank International Indonesia Tbk pada 2014 mendatang menargetkan pertumbuhan nasabah mobile banking serta volume transaksi bisa tumbuh sekitar 20%. Hal tersebut akan didukung dengan meningkatkan layanan untuk mempermudah kegiatan nasabah.

Head E-Channel BII, Iwan Agus menjelaskan, pertumbuhan mobile banking di Indonesia saat ini terbilang cukup signifikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan ATM. Dia mengatakan, pertumbuhan ATM membutuhkan waktu yang relative lama.

“Sedangkan pertumbuhan mobile banking hanya membutuhkan waktu singkat, mobile banking di kita itu baru 2 tahun dan perkembangannya signifikan, ini karena perkembangan masyarakat yang menggunakan handphone juga cukup besar” jelas Iwan di Jakarta, Kamis (12/12)

Lebih lanjut Iwan mengungkapkan, dengan tingginya pertumbuhan mobile bankin did alam negeri, perseroan menargetkan pertumbuan volume transaksi per bulan ada diangka 100 ribu. “Tahun depan kami akan terus menggenjotnya,” imbuh dia.

Iwan juga menjelaskan, cara yang dilakukan perseroan yakni bekerjasama dengan instansi terkait. Untuk basis teknologi, BII bekerjasama dengan Nokia Indonesia untuk meningkatkan kepuasan nasabah. Dari kerjasama ini, diharapkan pengguna Nokia Lumia bisa menikmati aplikasi BII Mobile Banking yang sebelumnya sudah tersedia di platform Java, BlackBerry, iOS dan Android.

Iwan mengatakan, aplikasi ini melengkapi dan memudahkan nasabah BII dalam mengakses layanan perbankan melalui ponsel maupun smartphone. BII Mobile Banking hadir bagi para pengguna Nokia Lumia, Aplikasi ini merupakan layanan mobile banking (m-banking) yang menggunakan platform Windows Phone.

Fitur utama BII Mobile Banking pada platform ini adalah cek saldo, mini statement, online dan real-time transfer ke rekening BII dan transfer antar-bank yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama, Prima dan ALTO. “Aplikasi ini juga dapat digunakan untuk pembayaran tagihan kartu kredit, Telkom, HP, serta isi ulang pulsa”, tambah Iwan.

Menurutnya, ke depan BII terus mengembangkan serangkaian produk unggulan dan layanan yang inovatif termasuk melalui BII Mobile Banking di Nokia Lumia dan mobile phone berbasis Windows Phone lainnya. “Berbagai fitur yang disediakan merupakan bagian dari upaya BII menyediakan kenyamanan dalam mengakses layanan dan produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah”, tandasnya.

Sebelumnya, BII juga bekerjasama dengan iOS, BlackBerry dan Android. Dia mengharapkan dapat mendorong terciptanya target yang baik. “Mobile banking BII itu penggunanya ada 300 ribu. Dibandingkan pemiliksmartphone sudah 50 juta. Kita sebagai bank akan terus mengembangkan potensi yang ada,” Jelas Iwan.

Pada Kuartal III tahun ini, BII berhasil mencatatkan laba sebelum pajak naik sebesar 22%, mencapai Rp1,6 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp1,3 triliun. [sylke]

BERITA TERKAIT

Utang Luar Negeri Naik 7% Jadi Rp5.220 Triliun

  NERACA Jakarta - Utang luar negeri Indonesia naik tujuh persen secara tahunan menjadi 372,9 miliar dolar AS per akhir…

Klaim Polis Tidak Dibayarkan - Nasabah Jiwasraya Tuntut Tanggung Jawab OJK

Kasus raibnya dana investasi nasabah asuransi Jiwasraya menyeret Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk turut serta bertanggung jawab dan bukan sebaliknya…

TARIF CUKAI ROKOK TIDAK NAIK

Pekerja melinting rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) dengan alat linting di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (15/1). Pemerintah memutuskan tidak menaikkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…