Harga Saham TIFA Bakal Capai Rp 540 Per Saham

Harga saham PT Tifa Finance Tbk (TIFA) untuk 12 bulan ke depan diproyeksikan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) berada pada kisaran Rp425-540 per lembar saham. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Diakhir perdagangan kemarin, harga saham TIFA di level Rp305 per lembar saham. Kata analis Pefindo Achmad Kurniawan Sudjatmiko, proyeksi harga saham tersebut ditopang ketahanan industri pembiayaan di Indonesia yang terbukti dengan tumbuhnya penyaluran pembiayaan sebesar rata-rata 2% pada Mei-September 2013 ketika BI Rate melonjak dari 5,75% menjadi 7,25%,”Secara keseluruhan, kami melihat prospek multifinance akan positif meskipun tahun depan akan ada banyak tantangan,”ujarnya.

Selain itu, juga fokus perseroan pada lease financing sejak berdiri, sehingga menjadikan perusahaan menjadi lebih efisien. Menurut dia, cara TIFA beroperasi memungkinkan mereka untuk mempertahankan sejumlah kecil karyawan, sehingga marjin gaji dan biaya tunjangan hanya 7% di sembilan bulan tahun ini,”TIFA juga tidak terikat peraturan uang muka baru yang baru berlaku, yang terutama ditujukan untuk perusahaan pembiayaan konsumen," kata dia.

Di samping itu, dia memprediksi, kinerja perseroan juga akan didukung dibukanya cabang baru pada tahun ini dan tahun depan. Pada 2013, peseroan membuka cabang baru di Makassar, Sulawesi Selatan dan pada tahun depan akan membuka cabang baru di Sunter, Jakarta. "Kami percaya bahwa cabang baru akan membawa banyak manfaat bagi TIFA di masa depan,”paparnya.

Dengan prospek tersebut dan rencana perseroan membuka cabang di 2014, Pefindo memperkirakan pendapatan TIFA bisa tumbuh sebesar CAGR 10% selama 2012-2017. Sementara pada tahun depan, Pefindo memproyeksikan pendapatan TIFA bisa meningkat 11,9% menjadi Rp188 miliar dibanding proyeksi tahun ini senilai Rp168 miliar, dengan laba tahun depan sebesar Rp48 miliar atau naik 23,08% dibanding proyeksi akhir tahun ini Rp37 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Patok Harga IPO Rp 103 Per Saham - Nusantara Properti Raup Dana Rp 200 Miliar

NERACA Jakarta – Menyusul emiten yang sudah tercatat di pasar modal awal tahun ini, bakal di ikuti PT Nusantara Properti…

Bakal Diakuisi Bank Korea - Crossing Bank Agris Capai Rp 1 Triliun

NERACA Jakarta – Santernya rencana PT Bank Agris Tbk (AGRIS) bakal diakuisisi perusahan perbankan asal Korea, mendorong terjadinya terjadinya aksi…

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…