Agung Podomoro Akuisisi Lahan Rp166 Miliar

NERACA

Jakarta- PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mengakuisisi lahan yang berada di dearah Glodok, Jakarta senilai Rp166 miliar. Akuisisi lahan tersebut seiring penandatangan perjanjian pengikatan jual beli atas 69% saham PT Wahana Sentra Sejati (WSS) sebagai pemilik lahan tersebut. “Akuisisi 69% saham WSS yang merupakan perusahaan tidak terafiliasi senilai Rp166 miliar. WSS memiliki lahan hampir satu hektar di daerah Kota (Glodok), Jakarta.” kata Investor Relation PT Agung Podomoro Land Tbk, Wibisono dalam keterangan persnya di Jakarta, kemarin.

Rencananya, kata dia, perusahaan akan menghancurkan bangunan tua yang saat ini berdiri di lahan tersebut, dan mengubahnya menjadi sebuah kompleks dengan gedung pusat perdagangan baru (trade center) dan hotel budget. “Melalui proyek ini, diharapkan citra daerah Glodok akan terangkat dan menjadi lebih modern dan maju.” jelasnya.

Diketahui, pengembang properti ini cukup gencar mengakusisi lahan. Perseroan tidak hanya melakukan pengembangan properti di pulau Jawa, namun juga membidik kota-kota lainnya di luar pulau Jawa, antara lain Balikpapan, Medan, dan Batam. Setelah meluncurkan proyek The Borneo Bay Residence di Balikpapan, pada 30 November lalu perseroan meluncurkan Podomoro City Deli Medan. Proyek perseroan tersebut merupakan proyek baru setelah mengakuisisi 58% saham PT Sinar Menara Deli (SMD) senilai Rp467 miliar. “Unit yang ditawarkan pada harga dikisaran Rp24-30 juta per meter per segi.” katanya.

Selain itu, perseroan juga meluncurkan The Bay Walk Mall, yang disebut sebut sebagai new iconic sea, yang juga dilengkapi dengan pusat perbelanjaan dan hiburan. Proyek ini dikembangkan perseroan setelah mengakuisisi PT Kencana Unggul Sukses.

Sementara untuk kota Batam, Agung Podomoro Land rencananya akan mengembangkan kawasan terpadu dan direncanakan bakal dimulai pembangunannya pada akhir tahun ini. Rencananya, dalam proyek ini perseroan akan mengembangkan sekitar 1200 unit hunian. Perseroan melalui anak usahanya PT Alam Makmur Indonesia (AMI) mengakuisisi lahan seluas 216 hektare (ha) di Karawang, Jawa Barat.

Nilai akuisisinya mencapai Rp502 miliar atau setara Rp230 ribu per meter persegi (m2). Lahan tersebut rencananya akan dikembangkan menjadi kawasan industri. Agung Podomoro sendiri memiliki 70% saham PT Alam Makmur Indonesia. Selain di Karawang, Agung Podomoro juga telah mengakuisisi lahan seluas 26,6 ha di Bandung Selatan. Akuisisi tersebut dilakukan melalui anak usahanya PT Buana Surya Makmur (BSM) dengan nilai Rp86 miliar.

Hingga Desember 2013, APLN mencatatkan marketing sales Rp4,4 triliun. Mayoritas dikontribusikan dari The Podomoro City Extension, yaitu sebesar 42,9%, diikuti Metro Park Residence 14,3%, Vimala Hills 14,2%, The Borneo Bay Residence di Balikpapan menyumbang 9,6%, Grand Taruma 8,2%, dan Soho@Pancoran 5,9%. (lia)

Related posts