Wagub Sulut Sidak ke Pasar dan Distributor

NERACA

Manado -Wakil Gubernur Sulawesi Utara Djouhari Kansil dan jajaran terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar dan distributor bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2014."Sidak ini dimaksudkan untuk memastikan bagaimana ketersediaan bahan kebutuhan pokok mulai dari beras, terigu, telur, daging ayam dan sapi, minyak goreng serta bahan bakar minyak menjelang hari raya," katanya di Manado, Sulawesi Utara, Rabu (11/12).

Djouhari mengatakan, khusus untuk stok bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji, pemerintah provinsi melakukan sidak di PT Sinar Pratama Cemerlang sebagai stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) di Kairagi dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) jalan lingkar Kairagi-Winangun.Sementara itu, untuk mengecek stok dan harga bahan kebutuhan pokok, sasaran sidak diarahkan ke Pasar Segar Paal Dua dan Super Market Gelael Mega Mas.

"Ketersediaan bahan pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat menjelang Natal stoknya sangat banyak dan cukup tersedia," katanya.Mantan kepala dinas pendidikan nasional ini menambahkan, terjadi variasi harga tetapan antara pasar tradisional dengan supermarket, di antaranya daging ayam ras dijual sekitar Rp25 ribu per ekor, sedangkan di super market Gelael berkisar Rp32 ribu hingga Rp37 ribu per ekor.

Telur ayam dijual Rp1.200 - Rp1.500 per butir, beras superwin Rp9.500 per kilogram, cabe merah Rp52.000 hingga Rp54.00000 per kilogram, tomat Rp12.000 per kilogram, kentang Rp14.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp7.000 per kilogram, bawang merah Rp42.000 per kilogram, serta bawang putih Rp16.000 per kilogram.

Dia menambahkan, distribusi gas elpiji setiap hari ke Sulawesi Utara 80-100 metrik ton atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat per hari yang mencapai 80-90 metrik ton, sementara kuota per tahunn diperkirakan mencapai 33 ribu metrik ton."Kami berharap tidak ada pedagang atau distributor yang melakukan penimbunan. Bila tertangkap tangan kami akan proses hukum," tegasnya. [ant]

Related posts