Ingin Wujudkan Hipmi Jaya Incorporated

BANYU BIRU DJAROT

Direktur Pengembangan Bisnis Ortus Holdings

Ingin Siapkan Hipmi Jaya Incorporated

Pemuda lajang bernama Banyu Biru Djarot mendadak menjadi sorotan media. Pasalnya, putra Eros Djarot itu mencalonkan diri dalam pemilihan Ketua Umum Hipmi Jaya periode 2014-2016 menggantikan ketua umum lama Andhika Anindyaguna. Tentu saja, dia harus bersaing dengan kandidat Hipmi Jaya-1 lainnya, seperti presenter Don Papank, Denny Harisman, Rishi Wahab, dan A Jansab. "Saya maju dalam pencalonan ketua umum Hipmi Jaya karena ingin memajukan organisasi ini dengan memberikan kontribusi nyata bagi warga Jakarta," ujar Banyu.

Dia mengakui, pencalonan menjadi ketua umum Hipmi Jaya itu cukup berat. Pasalnya, dia harus bersaing dengan sembilan kandidat lainnya. Namun, dia mengaku optimistis bisa keluar sebagai pemenang dengan visi misi yang diusungnya. "Saya ingin Hipmi Jaya tidak hanya berkutat dalam urusan mencari keuntungan bisnis semata, tapi juga memberikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan ibu kota," kata Banyu yang kini menjadi ketua Departemen Migas Hipmi Jaya.

Dia pun mengaku sedang melakukan hal besar untuk membangun Jakarta, yaitu, lewat perusahaan tempatnya bekerja, Ortus Holding yang menguasai saham PT Jakarta Monorail (JM). Saat ini, JM tengah mengerjakan dua proyek monorel, yaitu blue line dan green line. Pembangunan jaringan transportasi massal itu diyakini Banyu mampu mengatasi masalah kemacetan di Jakarta.

"Pengusaha muda harus memberikan karya nyata untuk kemajuan Jakarta. Proyek monorel menjadi salah satu sumber optimisme saya. Sebagai pemuda harus berani memberikan gebrakan," tandas Banyu. Saat berkampanye dalam acara Pelatihan Kader Daerah (Pelatda) anggota baru Hipmi Jaya di sebuah hotel di Ancol akhir Oktober lalu, Banyu juga mengungkapkan bahwa pengusaha muda juga harus mempunyai rasa nasionalisme. Bagi dia, nasionalisme itu sudah harga mati, yaitu di bawah bendera Merah Putih.

Meniru Jokowi

Pendukung Jokowi saat kampanye pemilihan gubernur DKI periode 2012-2017 itu pun juga mencoba menerapkan gaya Jokowi untuk menarik simpati anggota Hipmi Jaya, yaitu mencoba blusukan ke anggota Hipmi Jaya yang memiliki suara di pemilihan ketua umum pada Januari 2014. "Selain sibuk kerja, sebagai konsekuensi jadi Calon Ketua Umum Hipmi Jaya, saya mendedikasikan waktu juga untuk blusukan ke semua anggota. Karena di Hipmi Jaya itu unik, demokrasi in real practise sangat terasa, one man one vote, jadi harus ekstra kerja keras berpacu dengan waktu agar kenal dengan konstituen," kata Banyu.

Jika terpilih nanti, Banyu akan membangun Hipmi Jaya incorporated. Tujuannya, akan semua seluruh perusahaan anggota Hipmi Jaya bersatu bersinergi secara internal agar menjadi besar dan bernilai tambah. “Secara spirit kuita akan melakukan sinergi internal antar semua perusahaan anggota agar intrinsic value bisa terdiscover. Sehingga menjadi anggota Hipmi ke depannya adalah untuk berjejaring dan berkarya bisa semakin mudah," kata Banyu.

Siapa sebenarnya Banyu Bitu itu? Dia adalah putra budayawan Eros Djarot. Banyu juga mewarisi darah Eros yang ternyata juga seorang pengusaha. Eros pun banyak bergaul dengan para pengusaha yang terhimpun di Hipmi Jaya. Bersama Andhika, Eros pun merintis, mendirikan, dan memimpin PT Sugih ng Energy Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi minyak bumi.

Perjalanan karir Banyu masih panjang. Mula-mula menjadi karyawan di perusahaan danareksa di Jakarta setelah lulus kuliah.Kini ikut mengendalikan perusahaan yang dikuasai pengusaha senior Edward Soerjadjaja. Pemuda kelahiran London 19 Maret 1979 ini akan membuktikan bahwa pemuda mampu berkarya besar membangun negerinya. (saksono)

Related posts