Antam Bangun Oxygen Plant Senilai US$ 11 Juta

PT Antam Tbk (ANTM) telah menandatangani kontrak Engineering, Procurement and Construction (EPC) pembangunan Oxygen Plant No.5 dengan unicorporated consorsium Daesung Industrial Gases Co. Ltd Korea dan PT Koin Konstruksi Indonesia. Nilai kontrak EPC ini sebesar US$ 11 juta dengan perkiraan penyelesaian konstruksi pada semester pertama 2015.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (11/12). Kata Sekretaris Perusahaan Antam Tri Hartono, pendanaan oxygen plant no 5 berasal dari obligasi korporasi yang diterbitkan pada 2011 lalu,”Oxygen plant no 5 ini dengan kapasitas 825 Nm3/h (O2) dengan tingkat kemurnian 99,6%,”ujarnya.

Dia melanjutkan, oxygen plant no 5 merupakan paket VII dari proyek perluasan pabrik feronikel pomalaa (P3FP) yang memiliki nilai keseluruhan US$ 573 juta. Sampai dengan bulan Oktober tahun 2013, perseroan telah membelanjakan Rp1,33 triliun untuk keperluan P3FP.

Dikatakan Tri, setelah selesai, P3FP akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel menjadi 25.000-27.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20.000 TNi per tahun dengan asumsi kadar umpan bijih nikel sebesar 1,9%.

Sebagai informasi, Antam menargetkan bisa memasarkan emas Logam Mulia tiap bulannya sebanyak 25 kilogram dengan hadirkan Buktik Emas Logam Mulia sebagai strategi perseroan meningkatkan penjualan. Belum lama ini, perseroan membuka butik Logam Mulia ke empat di kota Makassar. Disebutkan, nilai investasi untuk membuka butik sebesar Rp 2 miliar. (bani)

Related posts