Sido Muncul Masuk Sebagai Efek Syariah

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk ditetapkan sebagai efek syariah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi tersebut disampaikan OJK dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, penetapan ini tertuang dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: Kep-65/D.04/2013.

Keputusan penetapan Efek Sido Muncul adalah tindak lanjut dari hasil penelaahan OJK terhadap pemenuhan kriteria Eefek Syariah atas Pernyataan Pendaftaran yang disampaikan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk. Bahan penelaahan yang digunakan meliputi dokumen Pernyataan Pendaftaran serta data tertulis pendukung lainnya yang diperoleh dari emiten dan pihak-pihak yang dapat dipercaya.

OJK menelaah Daftar Efek Syariah berdasarkan laporan keuangan tengah tahunan dan laporan keuangan tahunan dari emiten atau perusahaan publik secara periodik. Telaah atas Daftar Efek Syariah juga dilakukan apabila terdapat emiten atau perusahaan publik yang Pernyataan Pendaftarannya telah menjadi efektif dan memenuhi kriteria Efek Syariah, atau bila terdapat aksi korporasi, informasi, atau fakta dari emiten atau perusahaan publik yang dapat menyebabkan terpenuhinya atau tidak terpenuhinya kriteria Efek Syariah. (bani)

BERITA TERKAIT

BRI Syariah dan Paytren Lanjutkan Kerjasama

      NERACA   Jakarta - Anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRI Syariah dan Paytren lanjutkan kolaborasi terkait…

Pembiayaan "Back to Back" Syariah

Oleh: Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi Syariah Di lembaga keuangan syariah ternyata dijumpai istilah pembiayaan "back to back" yaitu pinjaman yang…

Optimalkan Reksa Dana Syariah - Xdana Investa Rilis Aplikasi Xdana Syariah

NERACA Jakarta – Pacu pertumbuhan industri reksadana syariah lebih pesat lagi, berbagai macam inovasi dilakukan manejer investasi untuk menarik masyarakat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Wintermar Raih Kontrak US$ 75,8 Juta

Perusahaan pelayaran PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) mengantongi kontrak berjalan senilai US$75,8 juta atau sekitar Rp 1,09 triliun dengan…

Bayar Utang Eksisting - TBIG Bakal Rilis Global Bond US$850 Juta

  NERACA Jakarta –Danai pelunasan utang yang jatuh tempo, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar…

Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,22 Triliun

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp1,22 triliun atau Rp26 per saham untuk tahun…