Celebrity Fitness Tidak Aman

Saya adalah member CF dengan tipe keanggotaan All Club Membership. Awalnya saya menetapkan pilihan untuk bergabung dengan CF karena saya memiliki keyakinan dan juga penghargaan yang tinggi atas reputasi dan nama baik CF. Setiap bulannya, tanpa pernah ada masalah, saya pun membayar Rp 495 ribu untuk tipe keanggotaan tersebut. Harga yang tidak murah tentunya untuk saya yang hanya berprofesi sebagai karyawan sebuah perusahaan swasta.

Pada 14 Juni 2011 saya kehilangan dua buah Blackberry , sebuah HP Nokia CDMA beserta uang Rp 2 juta yang baru saja dapatkan dari uang penjualan HP dan berencana akan saya tabungkan di bank. Semua barang itu ada di dalam tas saya sendiri yang saya simpan di loker CF dan saya kunci menggunakan gembok pribadi.

Hanya satu jam saya tinggalkan barang-barang itu di loker terkunci untuk mengikuti kelas Yoga pada hari itu, namun seketika itu juga barang-barang itu raib. Anehnya, tas dan barang berharga lainnya tidak ikut diambilnya. Apa motivasi sesungguhnya dari si pelaku??

Spontan saya mengajukan protes terhadap petugas keamanan dan manajer CF, namun hingga tulisan ini saya muat di sini, pihak Celebrity Fitness tidak memberikan kejelasan hasil investigasi yang mereka janjikan sesegera dan semaksimal mungkin, bahkan seringkali mereka seperti ingin melepas tanggung jawab dengan mengatakan “Sejak awal memang sudah dikatakan bahwa segala kehilangan yang terjadi di CF adalah di luar tanggung jawab manajemen, dan member tidak dianjurkan membawa barang berharga ke CF”

Seketika semua kepercayaan, penghargaan dan pengharapan saya akan kualitas, reputasi dan nama baik Celebrity Fitness pun hancur berantakan. Untuk apakah sejumlah uang yang mereka keruk dari para membernya itu mereka pergunakan, jika tidak digunakan untuk pelayanan dan menciptakan sistem keamanan yang maksimal demi kenyamanan seluruh anggotanya?

Rudolf Djajasaputra, ST

Email:rudolfdj.ina@gmail.com

BERITA TERKAIT

Bisnis Angkutan Bis Lorena "Tidak Bertenaga" - Catatkan Rugi Rp 17,66 Miliar

NERACA Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) masih membukukan raport merah. Ketatnya persaingan bisnis…

KPPU: Ormas Tidak Berhak Larang Ojek Daring

KPPU: Ormas Tidak Berhak Larang Ojek Daring NERACA Padang - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai organisasi kemasyarakatan (Ormas) seperti…

Regulator Tidak Akan Beratkan Pelaku Industri

Regulator Tidak Akan Beratkan Pelaku Industri Pangsa pasar IoT di Indonesia diprediksi mencapai Rp444 triliun pada tahun 2022 dengan lebih…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Kerja Konkret Jokowi Membangun Papua

  Oleh : Dodik Prasetyo, Pemerhati Ekonomi Pembangunan LSISI Selama 72 tahun Indonesia merdeka pada akhirnya masyarakat Papua dapat menikmati…

Memberi Pelayanan, Bukan Menjadi Pelayan

Oleh: Teddy Ferdian, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak Ketika mendatangi suatu rumah makan, kita akan disambut dengan ucapan selamat datang dari penerima…

Tujuh Hasil Kerja Nyata 3 Tahun di Era Jokowi

  Oleh: Dhita Karuniawati, Mahasiswa IAIN Kendari Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akan memasuki periode…