BCA Finance -CGIF Sepakati Surat Utang Rp 300 Miliar

NERACA

Perusahaan pembiayaan otomotif khusus roda empat,PT BCA Finance secara resmi mengumumkan kesepakatan dan penandatanganan kerjasama dengan Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF) dalam transaksi penerbitan surat utang jangka menengah ataumedium term notes(MTN)IIIBCA Finance Tahun 2013 senilai Rp300 miliar.

Direktur Utama PT BCA Finance Roni Haslim menjelaskan, PT Nikko Sekuritas bertindak sebagaiunderwriterdalam transaksi penerbitan surat utang ini. Pihak CGIF berperan sebagai pihak penjamin surat utang yang diterbitkan olehBCA Finance.

”BCA Finance menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh penjaminan dari CGIF, sebuah lembaga penjamin yang didirikan atas inisiatif pasar uang ASEAN + 3 negara,” ungkap Roni.

Untuk itu, pihak BCA Finance sangat berterima kasih atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan oleh pihak CGIF atas kinerja perusahaan pembiayaan yang berinduk ke PT Bank Central Asia, tbk.

Sedangkan Kiyoshi Nishimura chief executive officerCGIFmenjelaskan bahwa CGIF dibentuk pada tahun 2010 untuk mendukung stabilitas keuangan dan investasi jangka panjang di kawasan Asia.

”BCA Finance menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang mendapatkan jaminan dari CGIF dalam penerbitan MTN nya,”ujarNishimura.

Lebih jauh Roni Haslim menjelaskan, pihak SMBC juga telah sepakat untuk berinvestasi dengan membeli seluruh surat utang jangka menengah (MTN) senilai Rp300 miliar yang diterbitkan oleh pihak BCA Finance per4 Desember 2013 sebagai coordinatoruntuk perusahaan asuransiternamaTheDai-ichiLife Insurance Company.

Surat utang berjangka waktu tiga tahun ini akan berlaku mulai 4 Desember 2013 hingga 4 Desember2016. Roni mengatakan bahwa hasil penerbitan surat utang ini akan digunakan untuk mendukung realisasi target pembiayaan yang akan dilakukan pihak BCA Finance.

”Dana dari penerbitan MTN tersebut akan kami gunakanuntuk pembiayaan konsumen khususnya pembiayaan kendaraan bermotor,” kata Roni. Adapun rencana penerbitan MTN ini sudah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham sejak 24 Juni 2013.

Sementara itu,Kato, GMInvestmentBanking Asia SMBCmenyatakan bahwa pihaknya sepakat untuk membeli seluruh surat utang jangka menengah (MTN) senilai Rp300 miliar yang diterbitkan BCA Finance karena menilai transaksi ini akan menguntungkan kedua belah pihak.

SMBC melalui BSMI (Bank Sumitomo Mitsui Indonesia) telah menjalin kerja sama dengan BCA Finance sejak 2010 dan kinerja BCAF terus mengalamipeningkatan dari tahun ke tahun. Selain itu pihak BCA Finance menawarkan suku bunga tetap sebesar8,2% dalam jangka waktu tiga tahun dengan tanggal jatuh tempo pada4Desember 2016. ”Kami berharap ke depan akan lebih banyak lagi kerjasama saling menguntungkan yang bisa dilakukan dengan BCA Finance demi kemajuan perekonomian Indonesia,” katanya.

Roni menambahkan bahwa penerbitan MTN ini merupakan usaha mencari dana murah ditengah situasi bisnis yang terus berkembang dengan pesat. Kerjasama ini menjadi langkah penting bagi ekspansi bisnis BCA Finance ke depan.

Terbitnya surat utang ini juga menunjukkan kepercayaan investor dan dunia keuangan umumnya kepada BCA Finance di tengah situasi ekonomi yang kurang kondusif.

Related posts