AS Dukung Wirausaha Indonesia - Bank Mandiri Gandeng GEP

NERACA

Jakarta-Amerika Serikat optimis dengan prospek kewirausahaan, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. “Saya optimis kewirausahaan di Indonesia akan berkembang pesat di masa depan. Sehingga membantu peningkatan kesejahteraan,” kata Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Scot Marciel pada pembukaan Bank Mandiri Gelar Wirausaha Muda Mandiri 2011 Dan Mandiri Young Technopreneur Award di Jakarta, Selasa (19/7).

Acara kompetisi wirausaha yang digelar Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI) dan Bank Mandiri ini dimaksudkan untuk mendorong para wirausahawan muda Indonesia memasuki pentas global. Sementara itu Global Entrepreneurship Program (GEP) merupakan program pemerintah Amerika Serikat yang bertujuan untuk memacu kewirausahaan di seluruh dunia, khususnya di negara-negara berkembang.

Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini mengatakan, Bank Mandiri ingin meningkatkan peran aktif dalam mengembangkan wirausaha di Indonesia. Sebab, dengan meningkatnya angka kewirausahaan, maka tingkat kesejahteraan bagi lingkungan sekitar pun akan ikut tumbuh, sehingga dapat mendorong roda perekonomian Indonesia.

“Dukungan terhadap Global Enterpreneurship Program ini merupakan langkah awal Bank Mandiri untuk meningkatkan profesionalisme para wirausahawan muda, agar mampu menembus pasar regional dan internasional. Sehingga, usahanya terus tumbuh dan dapat membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Zulkifli.

Pada kesempatan yang sama, Chairman GEPI Chris kanter mengemukakan bahwa mempertemukan wirausahawan Indonesia dengan wirausahawan dari negara lain dapat mengembangkan kewirausahaan di Indonesia. Hal ini menjadi perhatian GEPI dalam memberikan persfektif global bagi wirausahawan muda Indonesia. "Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama dalam pengembangan kewirausahaan di Indonesia, yang saat ini menjadi salah satu tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi Tanah Air," ujar Chris.

Bank Mandiri kini getol mendorong masuknya kurikulum enterpreneur ke dunia kampus. Selain berencana menggelar ajang Wirausaha Muda Mandiri 2011 bagi mahasiswa dan alumni perguruan tinggi, bank pelat merah itu juga akan menyelenggarakan Mandiri Young Technopreneur Award bagi kaum muda dalam pengembangan teknologi tepat guna yang mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. “Kami menekankan pengembangan bisnis teknologi, khususnya di sektor energi terbarukan, air bersih dan teknologi informasi, sehingga mempunyai dampak sosial yang tinggi dan dapat dikembangkan ke skala industri,” ujar Zulkifli.

Dia menambahkan, untuk memenangkan persaingan di era pasar bebas, sangat dibutuhkan proses industrialisasi modern untuk meningkatkan daya saing, nilai dan pelestasrian lingkungan. “Hal tersebut merupakan tantangan yang tidak mudah, sehingga Bank Mandiri ingin meningkatkan peran aktif dalam menjawab berbagai tantangan tersebut melalui program Mandiri Young Technopreneur Award,” terangnya. **Munib

BERITA TERKAIT

Keppel Land Garap Proyek Properti Rp 1 Triliun - Gandeng Metropolitan Land

NERACA Jakarta - Keyakinan pasar properti di Indonesia masih tetap positif, Keppel Land Limited (Keppel Land) kembali menggarap pasar Indonesia…

Peradi Dukung Program Bantuan Hukum Rakyat Miskin

Peradi Dukung Program Bantuan Hukum Rakyat Miskin NERACA Jakarta - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di bawah Ketua Umum Fauzie Yusuf…

BTN Kucurkan Kredit Lebih Dari Rp155 triliun - Dukung Program Sejuta Rumah

  NERACA Ambarawa - Di tengah dinamika perekonomian dalam kurun 3 tahun terakhir, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. konsisten…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Darmin Prediksi Inflasi Dibawah 4%

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan laju inflasi Indonesia bergerak ke arah…

Menkeu : Proyeksi IMF Berikan Kewaspadaan

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi global Dana Moneter Internasional…

Sumbangan Devisa Pariwisata Masih Terbatas

      NERACA   Padang - Bank Indonesia (BI) menilai sumbangan sektor pariwisata terhadap cadangan devisa Indonesia, masih relatif…