BSM Meluncurkan Layanan Rekening Dana Nasabah Syariah

​NERACA

Jakarta - Bank Syariah Mandiri (BSM) meluncurkan Layanan Rekening Dana Nasabah (RDN) Syariah, ini merupakan tabungan saham syariah yang khusus digunakan untuk keperluan transaksi efek. Direktur BSM, Hanawijaya mengatakan, tabungan saham syariah ini dibuat untuk meningkatkan kepercayaan investor yang ingin berinvestasi di pasar modal, khususnya syariah di Indonesia.

“Tabungan saham syariah juga salah satu bentuk transparansi kepada investor di mana pencatatan dana setiap nasabah dilakukan secara terpisah dari pencatatan dana perusahaan efek dan dana nasabah lainnya di bank,” kata Hanawijaya dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (9/12)

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan, untuk mendukung transparansi pencatatan transaksi dana nasabah, tabungan saham syariah ini juga dilengkapi dengan, fasilitas notifikasi melalui email secara real time sehingga nasabah akan selalu diberi informasi setiap melakukan transaksi trading online saham.

Lalu, dia juga menambahkan, terdapat pula fasilitas laporan bulanan atau rekening Koran yang akan masuk ke email nasabah, selain itu informasi tersebut juga bebas biaya administrasi rekening. “Nasabah yang ingin melakukan trading online saham syariah, harus membuka Rekening Efek dan Tabungan Saham Syariah. Dengan mendaftar sebagai investor pada online trading saham syariah, nasabah dapat bertransaksi jual beli saham syariah saja,” ujar Hana.

Nasabah Tabungan Saham Syariah tidak memperoleh Buku Tabungan dan kartu ATM. Hal itu karena dana pada Tabungan Saham Syariah hanya untuk keperluan transaksi jual beli saham. Nasabah Tabungan Saham Syariah dapat menarik dananya dengan memberikan instruksi kepada Perusahaan Efek melalui online trading saham syariah.

Dengan peluncuran Layanan RDN Syariah, BSM menjadi bank umum syariah pertama yang menjadi Bank Administrator RDN syariah. BSM saat ini telah bekerja sama dengan PT Mandiri Sekuritas dan kedepan BSM juga membuka peluang bekerja sama dengan Perusahaan Sekuritas lainnya untuk Layanan RDN Syariah tersebut. BSM telah menetapkan Kantor Cabang BSM Jakarta Warung Buncit dan Kantor Cabang Pembantu BSM Jakarta Equity Tower sebagai Cabang yang melayani RDN Syariah

Peluncuran ini dilakukan oleh Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi, Direktur BSM Hanawijaya, Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Abiprayadi Riyanto dan, Direktur PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Sulistyo Budi.

Hingga saat ini BSM memiliki 82 produk dan layanan syariah. Jumlah outlet BSM per September 2013 mencapai 136 Kantor Cabang (KC), 493 Kantor Cabang Pembantu (KCP), 58 Kantor Kas (KK), Konter Layanan Syariah (KLS) 6, dan 127 Playment Point (PP).

Kinerja keuangan BSM sendiri per September 2013 (unaudit) asetnya mencapai Rp61,81 trilliun, pembiayaan mencapai Rp49,70 trilliun, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp54,44 trilliun.

Sebelumnya, BSM juga menyelenggarakan International Islamic Expo 2013, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dengan acara ini diharapkan memperkuat posisi BSM di masyarakat sebagai bank haji dan umrah. [sylke]

BERITA TERKAIT

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…

BMRS Lunasi 20% Saham DPM Ke Antam - Raih Dana Segar dari NFC China

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar senilai US$ 198 juta dari NFC China, mendorong PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)…

2019, Dana Bergulir Pola Syariah Bisa Langsung Diakses UMKM

2019, Dana Bergulir Pola Syariah Bisa Langsung Diakses UMKM NERACA Jakarta - Skim pembiayaan syariah dana bergulir segera bisa diakses…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Siapkan Rekening Simpanan untuk Devisa Ekspor

    NERACA Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyiapkan rekening simpanan khusus untuk memudahkan pengelolaan devisa hasil ekspor menyusul kebijakan memperkuat…

Perbankan Syariah Lebih Suka Akad Mudharabah

    NERACA Jakarta - Praktisi perbankan syariah dari PT Sarana Multigriya Finansial Eko Ratrianto mengatakan perbankan syariah lebih menyukai…

OJK : Kepercayaan Terhadap Pasar Keuangan Meningkat

    NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan ada indikasi bahwa kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia pada…