Tiga Pilar Sejahtera Bangun Perusahaan Baru

NERACA

Jakarta- PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) akan mendirikan suatu perusahaan patungan atau joint venture melalui perjanjian kesepakatan dengan pihak rekanannya. Manajemen perseroan mengaku telah menandatangani perjanjian tersebut pada 5 Desember 2013. “Nota kesepahaman ini masih dalam tahap awal,” kata Sekretaris Perusahaan PT tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, Yulie Hadiwana di Jakarta, Senin (9/12).

Oleh karena itu, kata dia, perseroan masih akan melaksanakan perundingan untuk melakukan finalisasi terkait pendirian perusahaan baru tersebut. Pihaknya pun belum dapat memberikan informasi secara rinci dan akan membuat laporan lebih lanjut kepada publik pada tahap selanjutnya.

Diketahui, emiten ini tengah mengembangkan bisnisnya untuk menjadi perusahaan multinasional. Perseroan menargetkan dapat meningkatkan kinerja ekspor dan berekspansi secara luas di dunia internasional. Perseroan menargetkan dapat meningkatkan kinerja ekspor dan berekspansi secara luas di dunia internasional. "Sekarang ini ekspor kita masih single digit. Kita harapkan dalam lima tahun ke depan ekspor kita naik 10%. Targetnya, ada 10 negara yang akan kita miliki pabrik sendiri." kata CEO PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), Joko Mogoginta.

Untuk itu, sambung dia, pihaknya akan memaksimalkan potensi di dalam negeri dan membutuhkan dukungan dari mitra yang dapat diajak kerja sama dalam jangka panjang. Karena alasan itulah pemegang saham pengendali perseroan rela mendivestasi 9,5% saham kepada firma investasi asal Amerika, Kohlerg Kravis Roberts (KKR) Asset Management LCC.

Menurut dia, dengan mitra jangka panjang yang kuat seperti KKR, perseroan memiliki pemegang saham yang tidak hanya memiliki keahlian mendalam di industri makanan dan ritel, tetapi juga mitra yang memiliki visi yang sama yang dapat membantu perseroan tumbuh sebagai perusahaan terkemuka.

Direktur Keuangan AISA Sjambirie Lioe mengatakan, selain meningkatkan kinerja perseroan pihaknya meyakini dengan masuknya KKR juga dapat membantu perseroan untuk melakukan akuisisi besar. "Bila ingin melakukan akuisisi sebuah perusahaan besar kami tidak akan kesulitan dengan dana, tapi ini bukan hanya sekadar masalah dana saja, tapi juga sinergi," jelasnya.

PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) meraih pendapatan Rp2,9 triliun pada kuartal ketiga 2013 dari periode yang sama 2012 sebesar Rp1,9 triliun. Untuk beban pokok menjadi Rp2,2 triliun dari Rp1,5 triliun. Dengan demikian perseroan meraih laba kotor mencapai menjadi Rp649,5 miliar dari Rp444,9 miliar.

Penguatan juga terjadi pada beban usaha menjadi Rp201,8 miliar dari Rp117,5 miliar. Jadi laba usaha menjadi Rp445,3 miliar dari Rp361 miliar. Sementara laba sebelum pajak mengalami peningkatan menjadi Rp325,6 miliar dari Rp260,2 miliar. Pajak yang harus ditanggung perseroan sebesar Rp75,3 miliar dari Rp64,5 miliar. Pada periode ini, perseroan meraih laba bersih menjadi Rp250,6 miliar dari Rp195,7 miliar. (lia)

BERITA TERKAIT

Era Baru Berkendara, EC-GO Bike Luncurkan Motor Hemat Ramah Lingkungan

Era Baru Berkendara, EC-GO Bike Luncurkan Motor Hemat Ramah Lingkungan NERACA Jakarta - Jakarta, sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian negara…

FKDB Bantu BKKBN Selesaikan Persoalan Keluarga Pra Sejahtera

Jakarta, FORUM Komunikasi Doa Bangsa atau FKDB akan membantu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dalam rangka meningkatkan keluarga pra…

Tantangan Baru Mitsubishi dalam 2 Tahun Terakhir

Tantangan Baru Mitsubishi dalam 2 Tahun Terakhir NERACA Jakarta -  Chairman of Mitsubishi Motors Corporation, Osamu Masuko mengatakan saat ini,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Genjot Pertumbuhan KPR, BTN Gandeng TNI

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memperluas kerjasamanya. Setelah awal…

Perluas Inklusi Keuangan Lewat Inovasi Layanan Kekinian

Istilah fintech (Financial Technology)  kini bukan hal yang asing didengar seiring dengan pesatnya pertumbuhan industri digital saat ini. Bergerak dinamis perubahan industri…

Bantah Kendalikan Harga Saham - Bliss Properti Siap Tempuh Jalur Hukum

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) angkat bicara soal tuduhan soal mengendalikan harga saham yang…