BII Laksanakan CSR Pemberdayaan Ekonomi Perempuan - Makassar, Sulawesi Selatan

NERACA

Makassar -PT Bank Internasional Indonesia Tbk melaksanakan programcorporate social responsibility(CSR) ‘BII Berbagi' pemberdayaan ekonomi perempuan melaluimicro financing. Peluncuran program dilaksanakan secara simbolis oleh Direktur Utama BII Taswin Zakaria dan Komisaris Utama BII Tan Sri Dato' Megat Zaharuddin dengan disaksikan Asisten Kesra Provinsi Sulawesi Selatan Bambang Aria, Pimpinan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Suhaidi, Wakil Ketua Komisi XI DPR Andi Timo Pangerang, anggota Komisi VII DPR Asmin Amin di Benteng Rotterdam, Makassar, Sulawesi Selatan.

Melalui program CSR ini, BII bersama Grup Maybank akan memberikan dukungan dana bergulir sebesar Rp1 miliar kepada Asosiasi Pendamping Perempuan Usaha Kecil (ASPPUK) untuk selanjutnya digunakan bagi pengembangan program "Pemberdayaan Kelompok Perempuan Usaha Kecil" melalui 29 Lembaga Keuangan Perempuan (LKP), yang tersebar di lima wilayah Indonesia, yakni Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara. Pada tahun pertama, dana bergulir akan disalurkan kepada 15 LKP dengan jumlah anggota lebih dari 3.000 perempuan prasejahtera. "Sejalan dengan misiHumanizing Financial Services, kami memiliki komitmen untuk selalu berada di tengah masyarakat serta tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya BII untuk memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan masyarakat di Indonesia. Kami memiliki komitmen untuk meningkatkan daya saing perempuan prasejahtera yang produktif dengan program pemberdayaan ekonomi perempuan melaluimicro financing," kata Taswin di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (9/12). Menurut dia, dengan program pemberdayaan ekonomi perempuan melaluimicro financing, kami berharap dapat menurunkan tingkat kemiskinan dengan mendorong perempuan prasejahtera mendapatkan penghasilan yang lebih baik, meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumberdaya manusia, serta menyiapkan perempuan menjadi komunitas yangbankable. "Program CSR ini juga sejalan dengan programfinancial inclusion, yang tengah giat difasilitasi Bank Indonesia dengan tujuan mulia untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap institusi keuangan, termasuk perbankan. Melalui program ini diharapkan institusi keuangan, khususnya perbankan, juga dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan produktivitas perempuan pelaku ekonomi mikro," jelas Taswin. Sebelumnya pada 2012, BII bersama Grup Maybank melakukan program pemberdayaan ekonomi melaluimicro financingkepada komunitas perempuan dengan memberikan dana hibah melalui Koperasi Mitra Duafa yang mengembangkan jasa keuangan dengan polagrameen bank. Dana yang dikembangkan dengan cara dana bergulir sejak pertengahan tahun 2012 membantu 2.200 orang di tiga target area, mencakup Jonggol (Jawa Barat), Sragen (Jawa Tengah) dan Kulon Progo (Yogyakarta) hingga pertengahan 2015. Pada September 2013, BII dan Grup Maybank juga menyalurkan dana bergulir kepada Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) untuk selanjutnya disalurkan kepada anggota komunitas dalam bentuk penyediaanmicro financing. Dana bergulir diberikan kepada 10 BMT yang tersebar di enam wilayah Indonesia mencakup DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan. Dana dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha di bidang pertanian, perkebunan, perdagangan umum dan jasa. [bani]

Related posts