Penderita HIV di Jabar Urutan Empat di Indonesia

NERACA

Terus meningkatnya penderita HIV di kota Bandung, tentu membuat khawatir masyarakat Jawa Barat. Sampai saat ini jumlah infeksi HIV yang dilaporkan Provinsi Jawa Barat sebesar 8.161, menduduki peringkat keempat di Indonesia, setelah DKI Jakarta, Papua, dan Jawa Timur.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanegara mengatakan, berdasarkan data KPA Kota Bandung sampai dengan September 2013 jumlah kasus kumulatif HIV dan AIDS tercatat 3.017 kasus, 305 adalah ibu rumah tangga dan 96 anak dengan rentang usia 0-5 tahun.

Sebagai upaya mendukung pencegahan infeksi HIV baru, menghilangkan stigma dan diskriminasi serta peningkatkan kualitas hidup ODHA, kami bermitra dengan semua pihak termasuk dengan Frisian Flag Indonesia untuk mengembangkan Program Mitigasi Dampak HIV dan AIDS di kalangan perempuan dan anak.

“Kami sangat menghargai dukungan Frisian Flag Indonesia yang secara konsisten telah berpartisipasi dalam mendukung Program Mitigasi dampak HIV dan AIDS di kalangan perempuan dan anak di Kota Bandung sejak tahun 2009. Tercatat 189 anak dan keluarga terbantu melalui kemitraan ini,” tutur Ahyani.

Diharapkan model kemitraan ini bisa menjadi contoh positif untuk pihak-pihak lainya dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Bandung mendukung gerakan Bandung Juara.

Corporate Communication Manager Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro mengatakan, sebagai mitra orang tua dalam tumbuh kembang anak, pihaknya memahami bahwa semua anak harus sehat untuk dapat tumbuh dan kembang secara optimal.

Untuk itu Frisian Flag Indonesia (FFI) sejak tahun 2009 mendukung Program Mitigasi Dampak HIV dan AIDS di kalangan perempuan HIV dan anak. Pada kesempatan itu, FFI bersama dengan KPA Kota Bandung mengajak para ibu dan anak-anak menjalin kebersamaan dan mengikuti kegiatan edutainment yang bermanfaat sekaligus menyenangkan.

“Dukungan terhadap program ini merupakan bagian dari komitmen PT Frisian Flag Indonesia pada peningkatan status kesehatan dan gizi anak-anak Indonesia karena kami berkeyakinan setiap anak berharga,” ungkap Andrew.

Program Mitigasi Dampak HIV dan AIDS di kalangan perempuan HIV+ dan anak yang didukung oleh Frisian Flag Indonesia ini diintegrasikan oleh KPA Kota Bandung dengan dukungan layanan yang komprehensif berupa pemberian konseling kepada para ibu dengan HIV dan AIDS tentang cara terbaik menjaga kesehatan anak-anak mereka, tindakan pencegahan seperti pemberian obat antiretroviral, persalinan seksio sesarea, asupan gizi yang tepat bagi anak serta pemeriksaan kesehatan berkala.

Berdasarkan atas kemitraan yang baik dengan KPA Kota Bandung selama ini, FFI telah memperluas dukungan ke 6 kota-kabupaten lain di wilayah Jawa Barat. Lima daerah lain di Jabar yang disasar FFI adalah Cirebon, Kota-Kabupaten Tasikmalaya serta Kota-Kabupaten Bekasi dengan total anak yang dibantu sejumlah 359 anak rentang usia 0-5 tahun.

Kemitraan ini merupakan salah satu wujud komitmen FFI dalam upaya mendukung pemerintah dalam upaya mencegah infeksi HIV baru, menghilangkan stigma, dan diskriminasi bagi peremuan dan HIV+ serta untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA sejalan dengan pencapaian Millenium Development Goals 2015.

Related posts