Total Bangun Persada Raih Pendapatan Rp 1,98 Triliun - Carry Over Proyek 2013 Rp4,93 Triliun

NERACA

Jakarta – PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) telah mencatatkan pendapatan sekitar Rp1,98 triliun pada 2014 yang merupakan kelanjutan proyek tahun 2013. Direktur PT Total Bangun Persada Tbk Moeljati Soetrisno menyatakan bahwa adanya proyek yang dilanjutkan pada tahun 2013 sekitar Rp4,93 triliun akan dilanjutkan pada 2014. Selain itu, perseroan juga telah mengamankan kontrak pada tahun depan sebesar Rp2,26 triliun,”Dari nilai proyek Rp4,93 triliun hanya sekitar Rp2,13 triliun saja yang dibukukan sebagai pendapatan pada tahun ini”, ujarnya di Jakarta pekan lalu.

Dia menambahkan, dengan adanya proyek yang dibukukan unutk tahun 2014, membuat kinerja perseroan di tahun mendatang tidak terlampau berat dengan potensi raihan kontrak baru pada tahun depan dapat terlampaui. Selain itu, perseroan juga sudah menandatangani perjanjian kerjasama dengan perusahaan konstruksi asing seperti Shimitzu Corporation dan Takenaka.

Perseroan juga berencana membangun pabrik precast (beton cetak) untuk mendorong kinerja perseroan lebih stabil dan positif. Dia menyatakan bahwa rencana pembangunan pabrik ini dikarenakan kebutuhan akan precast cukup besar dalam sebuah proyek, namun saat ini masih dalam tahap pembicaraan.

Tahun depan, perseroan akan mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sekira Rp40 miliar-Rp50 miliar pada tahun 2014 atau naik 100% dari tahun ini yang sebesar Rp25 miliar. Rencananya, setengah dana capex akan dialokasikan untuk operasional anak usaha perseroan yang bergerak di sektor konstruksi Engineering, Procurement, Construction (EPC).“Sisa dana tersebut akan digunakan perseroan untuk renovasi alat-alat, renovasi sistem termasuk sistem Informasi Teknologi (IT) perusahaan. Adapun anggaran belanja modal tersebut berasal seluruhnya dari kas internal perusahaan”, ujaarnya.

Dia menambahkan, pihak perseroan memang berupaya menjaga kinerja keuangan tetap positif dengan tidak memiliki utang. Saat ini perseroan memiliki cash sebesar Rp900 miliar. Selain utang pada bank tidak ada, perseroan juga berprinsip untuk tidak menerbitkan obligasi dan menyimpan valuta asing yang dinilai akan mengganggu kesehatan keuangan perseroan.

Pada tahun 2014 mendatang, emiten jasa konstruksi ini mengincar pendapatan mencapai Rp2,4 triliun atau naik 14,28% dibandingkan target pendapatan pada tahun ini yang hanya sebesar Rp2,1 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di angka 6%.

Dengan naiknya target pendapatan perseroan, diharapkan ikut mendorong laba bersih sebanyak 15% menjadi Rp230 miliar, dibandingkan dengan target raihan laba bersih pada tahun ini yang dipatok diangka Rp200 miliar.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris perusahaan PT Total Bangun Persada Tbk Elvina Apandi Hermansyah mengatakan, pemegang saham telah meyetujui pengangkatan Presiden Komisaris dan Komisaris Independen TOTL yang baru untuk menghabiskan masa jabatan Presiden Komisaris yang lama.

“Perseroan mengangkat Reyno Stephanus Adhiputranto sebagai Presiden Komisaris dan Komisaris Independen untuk menggantikan almarhum Komajaya untuk sisa masa jabatan hingga 17 Mei 2014”, katanya.

Selain itu, perseroan juga mengangkat Rudi Suryajaya Komajaya sebagai Komisaris baru perseroan yang akan mengikuti masa jabatan hingga 17 Mei 2014. Dengan pengangkatan dan penambahan dalam susunan Komisaris yang baru ini, diharapkan dapat membuat kinerja keuangan perseroan lebih baik lagi. (nurul)

Related posts