Pefindo Sematkan BCA Finance Peringkat AA+

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idAA+ untuk Obligasi III/2010 seri D PT BCA Finance senilai Rp100 miliar. Analis Pefindo Putri Amanda mengatakan, Pefindo menilai BCA Finance mampu melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada 23 Maret 2014 tersebut dengan menggunakan kas internal yang masuk dari cicilan pembiayaan,”BCA Finance juga masih memiliki fasilitas pinjaman yang belum digunakan dari sejumlah bank senilai Rp1,7 triliun,”ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sekedar informasi, belum lama ini perseroan telah menerbitkan surat utang jangka pendek yaitu Medium Term Note III BCA FInance Tahun 2013 senilai Rp300 miliar dengan suku bunga 8,2% per tahun. Adapun pembayaran bunga dilakukan setiap 6 bulan dan tenor MTN selama 3 tahun. MTN ini diterbitkan pada 4 Desember 2013 dan jatuh tempo 4 Desember 2016. BCA Finance merupakan perusahaan yang fokus pada bisnis pembiayaan mobil. BCA Finance merupakan anak perusahaan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kepemilikan saham mencapai 99,6% dan sisanya 0,4% dimiliki BCA Finance Limited. (bani)

BERITA TERKAIT

BCA Pastikan Akuisisi Bank Royal

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk memastikan telah memulai proses akuisisi seluruh saham PT. Bank…

BCA Gelar

BCA Gelar "Gathering Broker" Mengapresiasi Perantara Properti NERACA Semarang - PT Bank Central Asia Tbk menggelar "Gathering Broker" sebagai bentuk…

Pefindo Pangkas Outlook APLN Jadi Negatif

NERACA Jakarta – Melorotnya performance kinerja keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) di 2018, rupanya berbuntut rating atau outlook…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Realisasi Kontrak Baru ADHI Capai 8,57%

NERACA Jakarta – Per Maret 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) merealisasikan kontrak baru senilai Rp3 triliun atau 8,57%…

Laba Bersih Sari Roti Tumbuh 123,23%

Di kuartal pertama tahun ini, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 64,85 miliar atau…

Multi Bintang Bagi Dividen Rp 1,23 Triliun

NERACA Jakarta – Meski perolehan laba sepanjang tahun 2018 kemarin tertekan, emiten minuman beralkohol PT Multi Bintang Indonesia Tbk tetap…