Multipolar Borong Saham Tecnoves International - Nilai Transaksi Capai Rp 1,14 Miliar

NERACA

Jakarta- PT Multipolar Multimedia Prima (MMP) yang merupakan anak usaha PT Multipolar Tbk (MLPL) mengambil alih 57.800 saham PT Tecnoves International (TI). Pengambilalihan dilakukan secara langsung dari pemegang saham lama TI dengan nilai transaksi mencapai Rp1,14 miliar. “Sumber dananya berasal dari kas internal MMP.” kata Sekretaris Perusahaan PT Multipolar Technology Tbk, Rina Meity Herawati Hutasoit di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Transaksi tersebut, menurut dia, telah dilakukan pada 5 Desember 2013. Hal ini bertujuan untuk mengelompokkan anak usaha sesuai segmen usahanya. Transaksi pengambilalihan yang dilakukan tersebut merupakan transaksi afiliasi. Perseroan dan pihak pembeli merupakan anak perusahaan MLPL, di mana MLPL memiliki saham perseroan sebesar 79,9%, dan saham pihak pembeli sebesar 99%.

Diketahui, PT Multipolar Technology sebelumnya mengakuisisi saham PT Tecnoves International. Alasan pengambilalihan saham tersebut antara lain untuk pengembangan lini usaha PT Multipolar Technology termasuk group PT Multipolar Tbk. Informasinya, nilai aset gabungan hasil pengambilalihan saham antara PT Multipolar Technology dan PT Tecnoves International adalah sebesar Rp 14.314,7 triliun.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya Multipolar Technology melakukan kegiatan usaha perdagangan besar komputer, perlengkapan komputer, piranti lunak, perlengkapan elektronik dan telekomunikasi dan mesin. Sementara PT Tecnoves International merupakan perusahaan dengan kegiatan usaha perdagangan besar perlengkapan elektronik dan telekomunikasi, periklanan, kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer.

Perseroan akan menggarap bisnis penyewaan transponder di Indonesia yang sangat potensial seiring perkembangan kemajuan teknologi yang memerlukan teknologi satelit. PT Tecnoves International merupakan salah satu perusahaan yang sebelumnya sudah memiliki kerjasama dengan JCSAT Jepang untuk penggunaan satelit JCSAT dengan kepemilikan 12 transponder. Dengan begitu, pengambilalihan PT Tecnoves International oleh PT Multipolar Technology diharapkan akan menciptakan penawaran transponder kepada industri tersebut.

Dalam pengembangan usahanya, Multipolar Technologi akan kembali membangun unit data center. Rencananya, perseroan akan membangun satu unit data center di wilayah Cikarang, Jawa Barat. Pembangunan unit data center tersebut dimaksudkan untuk mendukung peningkatan kapabilitas penyediaan data infomasi teknologi perseroan.“Pembangunan proyek nantinya akan dikerjakan selama beberapa tahap. Dalam tahap pertama perseroan siap menyuntikkan dana sekitar US$ 20 juta sekitar Rp199,04 miliar rupiah. Totalnya sekitar US$100 juta.” kata Direktur Perusahaan Multipolar Technology, Halim D Mangunjudo.

Struktur permodalan untuk proyek tersebut, menurut dia, akan menggunakan kombinasi antara kas internal dan pinjaman perbankan. Saat ini perseroan telah memiliki data center seluas 500 hingga 600 meter persegi di wilayah Karawaci, Tangerang dan telah mencapai kapasitas yang optimal. Selain itu, potensi pasar di Indonesia juga terbilang masih sangat besar di Indonesia. Karena itu, dengan pembangunan unit data center kedua di Cikarang ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan, pada tahun 2014 mendatang, proyek yang berdiri diatas lahan seluas 12 ribu meter persegi ini, ditargetkan dapat mulai beroperasi secara maksimal. Sementara untuk pengembangan usaha pada tahun ini, perseroan masih akan tetap berfokus pada segmen perbankan dan telekomunikasi dengan spesifikasi tier 2 dan tier 3. (lia)

BERITA TERKAIT

WALAU HADAPI HAMBATAN EKSTERNAL KUAT - IMF Nilai Kinerja Ekonomi RI Baik

Jakarta-Tim Dana Moneter Internasional (IMF) menilai perekonomian Indonesia 2018 menunjukkan kinerja yang baik, meski menghadapi hambatan eksternal yang kuat. Prospeknya…

Astra Miliki 44,5% Saham Tol Surabaya Mojokerto

NERACA Jakarta – PT Astra Internasional Tbk (ASII) terus memperlebar bisnis di jalan tol. Teranyar, perseroan melalui anak usahanya PT…

BEI Pemegang Saham Pefindo Biro Kredit

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menjadi pemegang saham Pefindo Biro Kredit (PBK). Hal tersebut diputuskan melalui rapat umum pemegang…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasar Properti Masih Tertekan - Intiland Pilih Kerjasama Kembangkan Proyek Maja

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan properti di Maja, Banten, seperti yang sudah dilakukan PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) menjadi daya…

Telkom Gelar Safari Ramadhan di Tarakan

Ramadhan kali ini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) di percaya Kementerian BUMN sebagai PIC bersama Perum Jamkrindo dan PT…

Kantungi Pinjaman Rp 119,92 Miliar - Multipolar Berikan Jaminan Bagi Anak Usaha

NERACA Jakarta - Dukung pengembangan bisnis anak usaha yang seret likuiditas, PT Multipolar Tbk (MLPL) memberikan jaminan atas pinjaman anak…