OJK Optimistis Transisi Berjalan Mulus

NERACA

Jakarta -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan bertransformasi secara menyeluruh pada 1 Januari 2014. Fungsi pengawasan dan regulator bagi lembaga jasa keuangan yang awalnya diatur Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia, kini menjadi tanggung jawab penuh lembaga pengawas superbody itu.Deputi Komisoner OJK Bidang Pengawasan Industri Keuangan Non Bank II, Dumoli Freddy Pardede, mengaku optimistis masa transisi tersebut akan dilakukan secara mulus.

"Segala sesuatu yang harus dilakukan pada masa transisi semua sudah selesai dikerjakan.Setelah seluruh fungsi pengawasan pasar modal, lembaga keuangan non bank, dan perbankan menjadi tanggung jawab OJK, ada beberapa hal yang menjadi prioritas ke depan," kata Dumoli di Jakarta, Kamis (5/12).

Prioritas yang dimaksud antara lain melakukan konsolidasi pengawasan yang terintegrasi. "Nanti, implementasi pengawasannya satu jalur. Misalnya, bank kan ada yang punya sekuritas, anak perusahaan, dana pensiun, asuransi, maka akan diatur secara integrasi dan kami sedang siapkanmasterplanuntuk itu," tambahnya.

Integrasi tersebut, menurut dia, mencakup sistem informasi antar lembaga keuangan yang di bawah pengawasan OJK. "Nantinya, akan ada dasbor yang bagus antar sektor dan diunggah dalam satu bahasa," kata Dumoli.Prioritas lainnya, dia melanjutkan, adalah memastikan segala instrumen terkait denganCrisis Management Protocolpada lembaga keuangan dapat berfungsi baik. OJK akan melakukan pembinaan kepada lembaga keuangan mengenai hal tersebut.

"Contohnya, melakukanstress testCrisis Management Protocolpada lembaga keuangan," terangnya.Dia menambahkan, prioritas utama yang tidak kalah pentingnya adalah mengenai penyesuaian kultur organisasi di OJK. [lulus]

Related posts