Manulife Genjot Kinerja Bancassurance - Gandeng ICBC

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia terus menggenjot kinerja kanal distribusi bancassurance. Perusahaan asuransi jiwa asal Kanada tersebut menilai kerja sama strategis yang dijalankan dengan mitra perbankan merupakan salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan secara keseluruhan.

"Pertumbuhan bisnis bancassurance yang dijalankan di Manulife Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dari tahun ke tahun. Untuk itu, kami selalu membuka peluang untuk menjalin bisnis dengan mitra perbankan yang baru," ujar Head of Partnership Business Manulife, Paul Gunawan, usai penandatanganan kerja sama antara PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia dengan PT Bank ICBC Indonesia di Jakarta, Rabu (4/12).

Berdasarkan data keuangan perusahaan, per kuartal II 2013, total premi baru (annual premium equivalent/APE) yang dihasilkan dari kanal distribusi bancassurance mencapai Rp480 miliar. Sejak 2010, bisnis bancassurance yang dijalankan Manulife mampu tumbuh secara signifikan. Per akhir 2010, total premi APE bancassurance tercatat sebesar Rp352 miliar. Nilai tersebut meningkat menjadi Rp507 miliar dan Rp822 miliar pada 2011 dan 2012.

Sebagai upaya meningkatkan kinerja kanal distribusi bancassurance, Manulife menggandeng ICBC Indonesia dengan meluncurkan produk Fortune Plan Protector. Produk ini merupakan produk asuransi jiwa tradisional yang memberikan perlindungan jiwa di masa pensiun. Produk ini juga dilengkapi dengan perlindungan jiwa terhadap kecelakaan hingga nasabah berusia 70 tahun. Harapannya, kerja sama dengan ICBC Indonesia dapat mendukung strategi bisnis perusahaan dalam menggenjot kanal distribusi bancassurance. [lulus]

BERITA TERKAIT

Sejumlah Perusahaan Jasa Keuangan Manfaatkan NIK - Gandeng Kemendagri

  NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)…

Kinerja BUMN dalam 4 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK

  Oleh:  Aditya Ihsan, Pemerhati Kebijakan Publik Salah satu urusan pemerintahan yang harus diselenggarakan oleh Presiden RI Jokowi yakni bidang…

Kebutuhan Gula Seiring Kinerja Positif Industri Pengguna

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Diminta Stabilkan Harga Sawit

  NERACA   Kampar - Masyarkat Riau mayoritas berprofesi sebagai petani sawit yang nasibnya bergantung pada harga jual buah sawit.…

Permen PUPR Soal Rusun Akan Dijudical Review

        NERACA   Jakarta - Para pengembang properti yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI) dan Persatuan…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…