Summarecon Tawarkan Kupon Obligasi 10,85%

NERACA

Jakarta- PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menawarkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2013 senilai Rp450 miliar. Untuk penerbitan obligasi ini perseroan menetapkan kupon bunga obligasi sebesar 10,85%. Informasi tersebut disampaikan manajemen perseroan dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (14/12).

Disebutkan, obligasi ini berjangka waktu lima tahun terhitung sejak tanggal emisi. Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan. Bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 11 Maret 2014. Selain penerbitan obligasi, perseroan juga menawarkan cicilan imbalan sukuk ijarah sebesar Rp 16,27 miliar dari penawaran sukuk ijarah sekitar Rp 150 miliar. Sukuk ijarah ini berjangka waktu lima tahun.

Cicilan imbalan akan dibayarkan setiap 3 bulan sesuai dengan tanggal pembayaran cicilan imbalan sukuk ijarah yang bersangkutan. Sebagai jaminan penerbitan obligasi dan sukuk ijarah ini perseroan menjaminkan jaminan khusus sekurang-kurangnya 100% dari jumlah terutang, berupa dua bidang tanah dengan sertifikat hak guna bangunan seluas 22.650 m2 dan 10.330 m2 yang berada di Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.

Rencananya, dana hasil penawaran obligasi dan sukuk ijarah sekitar 70% akan digunakan untuk pengembangan usaha, serta sisanya 30% akan digunakan untuk modal kerja. Sebelumnya, melalui penerbitan obligasi dan sukuk ini perseroan menargetkan dapat mengantongi dana Rp2 triliun yang akan digunakan sebagai pengembangan usaha properti dan modal kerja.

Rinciannya, sekitar 70% atau Rp1,4 triliun dari target perolehan obligasi berkelanjutan tersebut untuk akuisisi lahan dan pengembangan di empat titik pembangunannya. Adapun 30% sisanya atau sekitar Rp600 miliar akan digunakan untuk modal kerja perseroan.“Sekitar Rp1,4 triliun untuk akuisisi dan pembangunan secara bertahap empat tempat yaitu Bekasi, Tangerang, Bogor dan Bandung. Namun, untuk total keseluruhan membangun kawasan tersebut belum dapat diungkapkan. Tetapi kami akan menambah permodalan dari perbankan dan kas internal,” kata Direktur utama PT Summarecon Agung Tbk Johanes Mardjuki.

Untuk penerbitan obligasi ini perseroan telah menunjuk PT Indo Premier Securities, PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas, PT Makinta Securities, dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk sebagai wali amanat.

Dijadwalkan, tanggal efektif dari penawaran emisi ini yaitu pada 3 Desember 2013. Sementara untuk jadwal masa penawaran umum akan dilakukan pada tanggal 5-6 Desember 2013, dan penjatahan pada 9 Desember 2013. Selanjutnya akan dicatatkan pada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Desember 2013.

Tercatat, pada kuartal ketiga 2013 perseroan mencatatkan pendapatan neto menjadi Rp3,04 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp2,19 triliun. Sementara untuk laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk menjadi Rp879,87 miliar naik dari periode yang sama tahun lalu Rp462,10 miliar.

Pada periode ini, total aset yang dicatatkan perseroan sebesar Rp13,03 triliun dibandingkan periode 31 Desember 2012 Rp10,87 triliun. Liabilitas mencapai Rp8,65 triliun dari periode 31 Desember 2012 Rp7,06 triliun. Adapun ekuitas perseroan mencapai Rp3,18 triliun per 31 Desember 2012 menjadi Rp4,37 triliun hingga kuartal ketiga 2013. (lia)

Related posts