PHE ONWJ Bangun Fasilitas Pemroses Gas di Balongan - Sektor Energi

NERACA

Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang merupakan Kontrakto rKontrak KerjaSama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan groundbreaking pembangunan Onshore Processing Facility (OPF) Balongan untuk mengawali pekerjaan Proyek Pengembangan Lapangan GG yang terletak di 30 km sebelah utara lepas pantai Cirebon.

Pelaksanaan acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat dan pemerintah daerah setempat serta mitra kerja PHE ONWJ di Balongan, Indramayu. Lingkup pekerjaan proyek GG terdiri dari pembangunan satu anjungan lepas pantai GGA dan satu Onshore Processing Facility (OPF) yang berlokasi di Balongan, yang dihubungkan dengan pipa penyalur bawah laut sepanjang 35 km. Pembangunan OPF itu sendiri menggunakan tanah seluas 5 hektar yang terletak di wilayah Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu dan diharapkan dapat selesai dibangun pada kwartal ke 4 tahun 2014.

“Lapangan GG akan dikembangkan dengan menggunakan 3 sumur yang diharapkan akan menghasilkan sekitar 31 MMSCFD gas dengan rencana investasi sekitar US$ 152 juta berdasarkan POD yang disetujui yang mencakup kegiatan pemboran dan pembangunan OPF yang digunakan untuk penyaluran gas Lapangan GG. Proyek ini diharapkan dapat mulai beroperasi pada Q1-2015,” ujar Executive VP/GM PHE ONWJ Jonly Sinulingga.

Gas dari Lapangan GG yang diproses di OPF Balongan akan menghasilkan LPG yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan dimanfaatkan untuk menunjang industri strategis di area sekitar Kabupaten Indramayu, Jawa Barat seperti kilang minyak RU VI Balongan, bahan bakar untuk keperluan lifting minyak di anjungan X-Ray milik Pertamina EP, serta BUMD Kabupaten Indramayu. “Kami harapkan pengembangan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan produksi migas nasional,” katanya dalam siaran pers yang diterima Neraca, Rabu.

Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) adalah operator dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Blok ONWJ di bawah SKK Migas yang dikelola oleh Pertamina sejak bulan Juli 2009. Wilayah Blok ONWJ mencakup area sekitar 8.300 kilometer persegi di Laut Jawa yang terletak di sebelah utara Cirebon sampai ke Kepulauan Seribu.

Fasilitas produksi minyak dan gas bumi yang dioperasikan PHE ONWJ di perairan laut sebelah utara Jawa Barat terdiri atas sekitar 670 sumur, 170 anjungan lepas pantai, 40 fasilitas pemrosesan dan sekitar 1600 km jaringan pipa bawah laut.

BERITA TERKAIT

Pasca Akuisisi Pertagas - PGAS Targetkan Bangun 10 Ribu KM Pipa Gas

NERACA Jakarta – Setelah sukses mengakuisisi 51% saham PT Pertamina Gas atau Pertagas, PT Perusahaan Gas Negara/PGN Tbk (PGAS) telah…

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

Mansek Unggulkan Saham Sektor Manufaktur

NERACA Jakarta- PT Mandiri Sekuritas memproyeksikan sektor manufaktur memiliki prospek paling positif tahun ini. Hal ini didasarkan beralihnya fokus ekonomi…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Lima Unit AMMDes Penjernih Air Didistribusikan ke Sulteng

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian akan menyalurkan lima unit alat mekanis multiguna pedesaan (AMMDes) yang berfungsi sebagai pengolah air jernih…

Rendahnya Produktivitas Tebu Picu Tingginya Harga Gula

NERACA Jakarta – Rendahnya produktivitas tebu dapat dilakukan untuk menekan impor gula. Saat ini, harga gula lokal tiga kali lebih…

Keterampilan Tenaga Kerja di Sektor Industri Terus Dipacu

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian sedang gencar memacu keterampilan atau kemampuan dari tenaga kerja industri di Indonesia sesuai kebutuhan era…