Investasi Yang Memberikan Hasil Terbesar Sepanjang Masa - Saham

NERACA

Banyak yang bertanya, “investasi apa yang bisa membuat saya kaya raya?”. Pasar modal di Indonesia, terutama pasar saham merupakan tempat berinvestasi yang memberikan imbal hasil yang sangat tinggi. Pertumbuhan harga-harga saham big caps di Indonesia dibandingkan dengan pertumbuhan saham big caps di negara lain nampak tumbuh lebih cepat. Bahkan apabila dibandingkan dengan emas, pertumbuhan harga saham di Indonesia masih lebih tinggi.

Kepada Neraca, Praktisi pasar modal, Ellen May menuturkan bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki potensi. Sayangnya pasar modal di Indonesia masih dikendalikan perannya oleh asing. Sedangkan untuk menjadi negara yang kuatharus mengandalkan potensi berinvestasi dalam negeri dan hanya sekitar 360 ribu (tidak sampai 0.5%) orang Indonesia yang berpartisipasi dalam investasi di pasar modal saat ini.

“Alasan mengapa orang tidak mau berinvestasi saham adalah karena mereka menganggap bahwa investasi saham harus dimulai dengan modal besar dan takut karena tidak mengerti bagaimana caranya,” kata dia.

Berinvestasi saham, lanjut Ellen, memberikan imbal hasil yang tinggi namun juga tinggi resiko, dimana resiko ini muncul lantaran orang tidak memahami bagaimana cara mengelola investasi tersebut. Padahal, untuk memulai berinvestasi saham sebenarnya hanya membutuhkan strategi yang sederhana, ditambah dengan kedisiplinan dan kesabaran.

“Berinvestasi saham bukanlah sebuah perjudian. Dengan strategi yang sederhana, kesabaran dan kedisiplinan diri, calon investor dapat meminimalkan resiko dan memperoleh imbal hasil sesuai dengan yang diharapkan,” ungkap dia.

Menurut Ellen, tidak ada jenis investasi yang selikuid dan semudah saham dalam melakukan eksekusi atau transaksi. Investasi emas fisik, obligasi dan properti, semuanya membutuhkan proses dalam menjualnya. Namun dalam trading saham, investor dapat menjual sahamnya semudah memencet tombol dan memberikan hasil besar.

“Meski investasi saham mendapat cap sebagai jenis investasi yang paling beresiko, namun bagaikan dua sisi mata uang, investasi saham juga mendapat cap sebagai investasi yang memberikan hasil yang terbesar sepanjang masa,” ujar Ellen.

Sebagai ilustrasi, sambung Ellen, jika investor menginvestasikan uang sebesar US$100 di tahun 1964 pada saham perusahaan Berkshire Hathaway milik Warren Buffet, pada saat ini uang tersebut telah menjadi US$8 juta.

“Jika Anda rutin menghasilkan 20% per tahun secara konsisten dengan berinvestasi saham, maka Anda akan terkejut melihat hasilnya setelah beberapa tahun berjalan. Bagaimana tidak? Dalam 10 tahun uang Anda akan menjadi 6 kali lipat (6000%), dan dalam 20 tahun uang Anda akan menjadi 38,3 kali lipat (38.330%)! Pertumbuhan seperti ini tidak dapat diperoleh dengan berinvestasi melalui berobligasi, deposito, ataupun reksa dana pendapatan tetap, namun sangat mungkin diperoleh melalui investasi saham,” jelas dia.

Related posts