DPR Ketok Palu Anggaran BI 2014

NERACA

Jakarta - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) Periode 2014. "Komisi XI menyetujui ATBI Tahun Anggaran 2014 berdasarkan hasil panja-panja Komisi XI seperti yang dilaporkan. Saya rasa disetujui," kata Ketua Komisi XI, Olly DondokambeI, dalam Rapat Bersama dengan Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (3/12).

Dia mengatakan, dengan disahkannya ATBI tersebut diharapkan akan memberi stimulus positif bagi kinerja BI dalam berkontribusi terhadap stabilitas perekonomian melalui kebijakan moneter. Pada 2014, anggaran penerimaan operasional turun sebesar 24,69% dibanding 2013 Rp16,7 triliun menjadi Rp12,6 triliun di 2014. Sementara anggaran pengeluaran operasional naik 23,55% dari Rp3,8 triliun pada 2013 menjadi Rp4,8 triliun pada 2014.

Adapun rincian anggaran yang tercantum dalam ATBI, yakni Anggaran Pengeluaran Logistik sebesar Rp668 miliar, Anggaran Pengeluaran Penyelenggaran Operasional Kegiatan Pendukung sebesar Rp452 miliar, Anggaran Pengeluaran Program Sosial Bank Indonesia dan Pemberdayaan Sektor Riil sebesar Rp154 miliar, dan Anggaran Pengeluaran Pajak dan Cadangan, dengan rincian Pajak sebesar Rp591 miliar dan Cadangan Anggaran sebesar Rp140 miliar.

Komisi XI juga sepakat untuk menyetarakan gaji Dewan Gubernur BI dan pegawai BI yang disesuaikan dengan 'indeks market salary' khususnya dengan lembaga pengatur keuangan sejenis seperti LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Selain itu, Komisi XI menyepakati anggaran Rp737 miliar untuk membayar 1.159 pegawai BI yang ditugaskan ke OJK khususnya pegawai bidang pengawasan perbankan. Pada 2014, BI juga akan merekrut sebanyak 989 pegawai baru dengan alokasi anggaran sebesar Rp198 miliar.

Olly menambahkan, Komisi XI juga mengambil keputusan untuk menyetujui ATBI yang didalamnya harus menyiapkan keterkaitan indikator kinerja utama (IKU), pendanaan dan operasional beserta IKU dewan gubernur. "Saya rasa kita sepakati juga apa yang sudah ada ini," ujar Olly.

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo menyambut positif disetujuinya ATBI 2014 oleh DPR. Agus mengatakan pihaknya berharap dengan disetujuinya anggaran itu akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia di masa-masa mendatang dan bisa berkontribusi terhadap kinerja BI untuk menghasilkan kebijakan moneter yang baik.

"Tahun 2013 ini adalah tahun yang strategis. BI sendiri memahami sesuai dengan UU yang ada. Atas nama dewan gubernur kami harapkan ATBI ini bisa menunjang kinerja kami, termasuk mengalihkan pengawasan komersial bank kepada OJK nantinya," kata Agus. [ardi]

BERITA TERKAIT

DPR Desak Pemerintah Atasi Problem Beras Medium

NERACA Jakarta – Pemerintah diminta perlu benar-benar memastikan ketersediaan beras medium di tengah-tengah masyarakat di berbagai daerah agar dapat menghentikan…

SDM Jadi Perhatian Pemerintah - Alokasi Anggaran untuk Pendidikan dan Kesehatan

      NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa pemerintah akan memperhatikan secara serius kualitas sumber…

Menhub Optimis Penyerapan Anggaran 90%

      NERACA   Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi optimistis anggaran akan terserap hingga 90 persen sampai…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Mewaspadai Inflasi Di Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman…

LPEI Mendorong BUMN Ekspor ke Pasar Prospektif

    NERACA   Jakarta – Pasar prospektif menjadi salah satu alternatif negara tujuan untuk memperluas ekspor di samping Cina…