Lepas Anak Usaha, Askes Tunjuk Bahana

Sebelum beroperasinya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada 1 Januari 2014 mendatang, maka perusahaan BUMN bidang asuransi diminta untuk meleburkan atau melepas anak usahanya. Maka merespon permintaan tersebut, PT Askes (Persero) telah menunjuk PT Bahana Securities untuk menghitung nilai jual pasar atas pelepasan anak usaha PT Inhealth, “Kita tunjuk Bahana Securities, nanti sama mereka dihitung berapa nilai jual pasarnya kalau cocok harga ya kita lepas, kalau enggak cocok kita negosiasi," kata Direktur Utama Akses Fachmi Idris di Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, alasan menunjuk PT Bahana Securities dimaksudkan biar tidak ada kecurangan untuk menilai jual Inhealth. "Makanya kita sewa pihak ketiga untuk menghitung (Inhealth) ini dengan baik. Kita profesional," ucapnya.

Menurut Fachmi, penghitungan nilai jual Inhealth ditargetkan selesai pada 14 Desember 2013. Saat ini pembicaraan awal sedang dilakukan. "Kalau untuk harganya 14 Desember, untuk melepas Inhealth sesuai pemegang saham minta 30 Desember selesai," ungkapnya.

Sebagai informasi, pelepasan Inhealth ini merupakan permintaan dan ada surat dari pemegang saham yakni Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Oleh karena itu, perseroan siap

melepas Inhealth sebelum akhir tahun 2013 karena sudah dari pemegang saham,”Untuk Inhealth kan sudah jelas, ada surat dari Menteri BUMN yang memerintahkan kami menjual Inhealth kepada pimpinan tiga BUMN yakni ada PT Bank Mandiri Tbk, PT Kimia Farma Tbk dan PT Asuransi Jasindo," ungkapnya.

Kendati demikian, Fachmi enggan menyebutkan akan melepas Inhealth ke tiga BUMN tersebut. Sementara Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar-Lembaga, Sri Endang, penjualan PT Inhealth memang harus dilakukan secara hati-hati karena ini milik pemerintah, “Kita enggak bisa asal-asalan lah dalam penjualan. Namun siapa yang mendapatkan nanti harus saling menguntungkan satu sama lain,”tandasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Pertimbangkan Kondisi Pasar - Anak Usaha BUMN IPO di Paruh Kedua

NERACA Jakarat – Sejak pembukaan perdagangan di tahun 2019, baru tiga perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kondisi…

Gelar IPO, Bliss Properti Lepas 1,7 Miliar Saham

Satu lagi, perusahaan yang bakal mencatatkan saham perdananya di pasar modal adalah PT Bliss Properti Indonesia. Dalam prospektus yang diterbitkan…

Polusi Udara Pangkas Angka Harapan Hidup Anak

Polusi udara diprediksi dapat memangkas angka harapan hidup anak-anak sebanyak 20-30 bulan. Anak-anak di Asia Selatan menjadi korban terparah paparan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…