Bank Sentral China Dukung Penerapan FTZ di Shanghai - Keluarkan Aturan Investasi

NERACA

Jakarta - Bank Sentral China atau People's Bank of China telah mengeluarkan pedoman penawaran dukungan keuangan untuk zona perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) eksperimental China di Shanghai. Mengutip laman resmi Bank Sentral China di Jakarta, Selasa (3/12), bahwa pedoman ini diterbitkan untuk meningkatkan ekonomi riil di kawasan FTZ, memberikan dukungan keuangan untuk investasi dan perdagangan lintas batas serta memperdalam reformasi keuangan.

"Yang terpenting adalah fasilitasi pertukaran keuangan dan bantuan kepada perusahaan di luar negeri," demikian pernyataan tersebut. Aspek lainnya dari penerbitan pedoman ini yaitu untuk mempromosikan penggunaan RMB atau yuan secara lintas batas, sehingga perusahaan dan individu dapat melakukan perdagangan dalam mata uang lokal untuk mengurangi risiko nilai tukar.

Dalam pernyataan ini juga disebutkan, Bank Sentral China mendorong peningkatan pasar suku bunga serta memperdalam reformasi pada manajemen mata uang asing atau valuta asing (valas). Oleh karena itu, pihaknya tengah memetakan langkah-langkah perlindungan terhadap risiko dan memperkuat pengawasan atas modal spekulatif di kawasan FTZ.

Sebagaimana diketahui, Shanghai dijadikan pilot project kawasan FTZ oleh Pemerintah China yang diresmikan pada Oktober 2013 lalu. Ini sekaligus merupakan ujian bagi program reformasi ekonomi China. Pemerintah China berjanji untuk mendorong "pembukaan skala penuh" untuk sektor jasa keuangan bagi investor swasta maupun asing dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Tercatat, Citibank, HSBC dan Bank of East Asia sudah mengajukan minatnya untuk membuka cabang dan berinvestasi di Shanghai. Pemerintah China juga sudah menyepakati melakukan liberalisasi ekonominya untuk 10 tahun ke depan. [ardi]

Related posts