Pasar Surabaya, Sumbernya Barang Antik

Jakarta memang tidak hanya menyuguhkan berbagai tempat wisata dan beragam tempat kuliner juga beragam tempat hiburan saja, Jakarta pun menjadi salah satu surga berbelanja bagi pecinta belanja. Selain memiliki banyak pusat perbelanjaan yang menawarkan beragam merk nasional hingga internasional, Jakarta pun memiliki banyak tempat berbelanja yang masih tradisional, yang biasa disebut pasar.

Barang-barang antik memang sangat mendapat tempat dijakarta, bagi penggemarnya, jakarta memang menjadi surga wisata untuk berbelanja barang antik. Tepatnya di pasar Jalan Surabaya, Menteng, Jakarta Pusat ini, tempat ini menjadi primadona barang antik di Jakarta.

Pasar yang diresmikan Gubenur DKI Jakarta Bang Ali Sadikin ini sudah ada sejak tahun 1960-an. Gubernur Ali Sadikin menetapkan tempat ini sebagai salah satu objek wisata utama di Jakarta pada zaman itu. Hingga saat ini Pasar Jalan Surabaya tetap ramai dengan pedagang barang antik dan wisatawan yang sekedar hanya melihat atau berburu barang antik.

Di pasar ini kita dapat jumpai beragam jenis barang-barang antik. Beberapa toko pun terlihat memajang seperti stir kapal, teropong, jam kapal, telegram dan barang yang berada di kapal lainnya. Ada pula yang menjual barang kristal, porselen dan lukisanbahkan piringan hitam, kaset-kaset jadul sampai koper-koper sampai kamera analog zaman dahulu.

Pasar ini sendiri memang sudah memiliki banyak pelanggan tetap, dari wisatawan domestik hingga wisatawan mancanegara. Bahkan mantan Presiden Amerika, Bill Clinton, pernah mampir dan menengok pasar ini pada tahun 1994. Bahkan penyanyi, penulis lagu dan aktris Amerika Serikat yang lahir dan dibesarkan di Santa Barbara, Amerika Serikat, Katy Perry pun pernah berkunjung ke Pasar Surabaya ini setelah usai pentas di Jakarta.

Namun tidak semua barang yang dijual di Pasar Surabaya adalah barang zaman dahulu, tapi barang-barang baru pun yang terlihat antik pun banyak dijual di sini. Jadi pembeli juga harus teliti dan pandai-pandai memilih jika memang ingin memiliki barang yang memang benar-benar antik. Sebagian pengunjung memang mengerti dan sudah paham juga pandai membedakan antara barang antik yang sudah berumur dengan barang baru yang terlihat antik.

Tidak hanya sekadar wisata berbelanja barang antik saja, Pasar Jalan Surabaya juga menjadi tempat yang mengasikkan untuk beristirahat sejenak, pepohonan yang rindang yang menghiasi hingga menutup pinggiran jalan-jalan Pasar Surabaya ini menjadi daya tarik tersendiri untuk sebagaian wisatawan.

Para pengunjung terkadang datang hanya untuk mencari tahu dan berjalan-jalan di pasar ini, bahkan turis asing sangat sering datang hanya untuk berfoto-foto di sepanjang pertokoan dan di dalam toko-toko ini.

Berbagai komunitas barang-barang antik pun sering datang dan terkadang berkumpul hanya untuk membahas tentang barang koleksinya ataupun sekadar bertukar informasi tentang barang koleksinya. Meskipun berada di pusat kota, namun pasar jalan Surabaya ini merupakan salah satu tempat yang sangat nyaman untuk melepas kepenatan setelah bekerja, beragam kuliner pun ditawarkan di sini, seperti sate hingga tongseng goreng.

Pasar ini memang menjadi warisan sejarah yang harus terus dijaga keberadaannya. Bukan karena sudah banyak mendatangkan wisatawan dari berbagai mancanegara, tapi karena juga keberadaannya yang sudah menjadi situs sejarah dan situs wisata yang mendunia. Lokasinya pun mudah diakses, dekat dengan Cikini dan Manggarai, walaupun hanya buka hingga sore.

BERITA TERKAIT

Pasar Menunggu Aturan Papan Akselerasi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan ada lima perusahaan dengan Net Tangible Assets (NTA) atau aset berwujud bersih kurang dari…

Debut Perdana di Pasar Modal - IPO Nusantara Properti Oversubscribed

NERACA Jakarta – Pada perdagangan Jum’at (18/1), saham perdana PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO) akan resmi dicatatkan di Bursa…

KIBIF Siapkan 20 Ribu Ekor Sapi untuk Pasar Domestik

    NERACA   Jakarta - Setelah resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Estika Tata Tiara…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Langkah Lampung Memulihkan Pariwisata Pasca Tsunami

Bencana tsunami Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (22/12), tak hanya mengakibatkan korban luka-luka maupun jiwa, namun…

Mandeh, Destinasi Sport Tourism Baru di Sumatera Barat

Kawasan wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang selama ini dikenal sebagai Raja Ampat-nya tanah Minang resmi…

Jelang Imlek, Hotel di Singkawang Nyaris Penuh

Jelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh, yang notabene masih tiga pekan lagi, hotel-hotel di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat,…