Raup Untung dari Budidaya Ikan Gurame

Peluang budidaya ternak ikan gurame memiliki prospek yang cukup bagus jika dikembangkan dan dikelola secara maksimal dan sungguh-sungguh.

NERACA

Di saat mencari kerja semakin sulit, hendaknya kita harus lebih kreatif menciptakan lapangan usaha atau pekerjaan sendiri, melalui wiraswasta terbaru dan terkini. Salah satunya adalah dengan menekuni usaha budidaya ternak ikan gurame sebagai peluang usaha terbaru. Bisnis ini menjanjikan hasil yang luar biasa.

Ikan berkelas ini harganya memang berbeda dari ikan-ikan konsumsi pada umumnya. Seperti yang kita ketahui bahwa keuntungan budidaya ikan tidak sebatas dari usaha pembenihan saja. Tetapi banyak tahapannya yang bisa Anda pilih, mulai dari pembibitan hingga pembesaran ikan. Semua sama menguntungkannya. Harga bibit untuk ukuran kuku Rp200 /ekor, untuk ukuran telur/larva harganya akan lebih murah lagi.

Sedangkan harga jualnya untuk bibit ukuran 5 cm harganya bisa mencapai Rp500, sedangkan jika dijual (saat dipanen) saat ikan sudah besar harganya bisa mencapai Rp30.000/kg. Menarik bukan jika kita hitung berapa keuntungan bisnis ini.

“Kalau saya main di pembibitan, saya membeli larva atau telur ikan gurame dan setelah menetas saya jual bibit kepada para pemilik empang di sekitar sini (Parung, Jawa Barat) dengan harga seperti itu,” kata pak Aris yang memiliki 4 buah kolam pembibitan.

Sementara untuk modal usaha, usaha ini juga tak terlalu menguras kocek Anda, tentu saja jika Anda punya lahan untuk dijadikan empang. Kalau tidak pun usaha ini tetap dapat berjalan dengan cara bekerjasama dengan penduduk yang memiliki empang dengan memberi bibit kepada mereka. Tentunya, ini diperlukan hubungan yang baik terlebih dahulu antara Anda dan pemilik tanah.

Kolam Terpal

Keuntungan budidaya ikan gurame termasuk sangatlah menggiurkan. Ya, dengan hanya menebar bibit gurame sebanyak 2.000 ekor, pendapatan yang bisa dihasilkan bisa mencapai Rp40 juta. Tetapi anehnya, masih banyak kalangan yang meragukan usaha ini. Alasannya karena biaya investasinya yang besar. Padahal, banyak cara untuk menyiasatinya.

Salah satu caranya adalah dengan menggunakan media kolam terpal. Lahan yang dipakai bisa di pekarangan rumah (bila pekarangan Anda cukup luas) atau lahan kosong di sekitar rumah yang bisa Anda sewa dengan biaya terjangkau. Perlu diingat, dalam lahan sempit itu jumlah bibit gurame yang dapat dibudi daya pun terbatas.

Kolam terpal dapat dibuat dengan lebar sekitar 1metee dan kedalaman 90 cm. kolam seukuran itu dapat dihuni 10 ekor gurame berbobot 2,5 ons. Lalu bagaimana cara membuat kolam terpal untuk budidaya gurame?

Jangan takut, membuatnya cukup mudah. Langkah pertama, menggali tanah dengan kedalaman sekitar 90 cm kemudian pasang terpal pada tanah galian tersebut. Cara kedua dengan tidak melakukan penggalian tanah tapi memasang terpal pada permukaan tanah lalu merangkai rangka dari besi atau kayu sebagai penyangga sehingga bentuknya menyerupai bak.

Kedua cara tersebut mempunyai keunggulannya masing-masing. yang pertama membuat beban terpal tidak terlalu berat ketika diberi air sementara cara kedua memudahkan pembudi daya melakukan penggantian serta pembersihan kolam. Sementara itu, untuk masa panen, budi daya ikan gurame kolam terpal telah dapat dipanen setelah 5 bulan.

Related posts