Empat Alasan BRI Dijuluki "Profitable"

NERACA

Jakarta -Dalam 10 tahun terakhir PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengalami perkembangan yang sangat pesat. Saat ini Bank BRI dijuluki sebagai bank nasional yang paling menguntungkan atau “profitable.” Direktur Keuangan BRI Achmad Baequni mengatakan, ada empat hal yang menjadi keunggulan BRI, di selaPublic ExposeBRI dalam acaraInvestor Summit2013.

“Pertama,kami sebagaimarket leaderdalam bisnis mikro. Pangsa pasar (Market share)kami terbesar dalam penyaluran kredit mikro di indonesia, yakni sekitar 50%,” ujar Baequni. Kredit mikro BRI melayani pengusaha yang bergerak pada sector riil dan mendorong pertumbuhan ekonomi domestic Indonesia, serta masih memiliki potensi pengembangan bisnis yang sangat besar”, ujar Baequni.

Baequni mengatakan penetrasi layanan elektronik perbankan BRI ikut menjadi salah satu keunggulan di industri perbankan nasional. Hal itu terlihat dari pertumbuhan yang sangat pesat E – Banking BRI akhir-akhir ini. “E-Banking BRI serta jumlah rekening nasabah BRI yang mencapai 45 juta rekening, merupakan keunggulan kedua milik BRI,” papar Baequni. “Potensi untuk kami makin besar disini, masih terbuka sangat lebar. Sebab BRI merupakan Bank dengan jumlah rekening nasabah terbesar di Indonesia, memberikan potensi pengembangan e-banking BRI di masa yang akan datang,” ujarnya, pekan lalu.

Berkaitan dengan itu, keunggulan ketiga menurut Baequni, BRI memiliki jaringan dan jangkauan layanan tersebar dan terbesar. “Akses BRI ke nasabah makin dekat. Dengan lebih dari 9.600 unit kerjareal time online, BRI melayani seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, dari Sabang sampai ke Merauke,” ujar Baequni.

Keunggulan keempat BRI adalah struktur permodalan dan infrastruktur yang kuat. Manajemen optimistis, BRI akan mampu bersaing secara nasional maupun regional ke depan. “Di depan mata kitakanada perdagangan bebas ASEAN 2015. Kita optimis mampu bersaing. Utamanya pasar domestik ini harus kita layani secara optimal. Dengan dukungan permodalan yang kuat (Total CAR 17.13%) serta infrastruktur teknologi informasi, sistem informasi dan SDM yang handal, BRI akan mampu menjaga pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Baequni.

Sementara itu, investor terus mengapresiasi kinerja keuangan perseroan. Saat pertama kali melantai di pasar saham pada 2003 harga saham BRI sebesar Rp 875/saham. Pada 2011, BRI melakukan stock split 1:2 sebagai respon atas kinerja saham perusahaan di pasar modal. Per Sept 2013 lalu dengan kondisi makroekonomi global yang belum menentu, harga saham BRI mencapai Rp 7.250,- meningkat 17x sejak pelaksanaan IPO di tahun 2003.

Apresiasi investor ini merupakan suatu kewajaran mengingat berbagai pencapaian yang terus dibukukan manajemen. Misalnya, pada 2005, BRI mencatatkan diri sebagai bank dengan profit atau laba bersih terbesar nasional. Sampai sekarang BRI masih teratas dalam dalam raihan laba terbesar. “Sampai September 2013 saja, laba bersih BRI sudah tumbuh 17% (yoy). Kita optimistis lagi tahun ini menjadi yang teratas dalam perolehan laba sebagai bank milik pemerintah dan publik,” ucap Baequni.

Dikatakannya, kinerja ini tak lepas dari kian majunya layanan teknologi informasi di perusahaan. Pada 2009, BRI sukses mengimplementasikan jaringan terkoneksi secarareal time on-linedi seluruh unit kerja BRI di Tanah Air sampai ke desa-desa. Tak hanya unggul diunit kerja, BRI juga mencatatmilestonesebagai bank dengan jaringan ATM terbesar nasional yakni lebih dari 16ribu ATM. [fb]

BERITA TERKAIT

Empat Raperda Siap Diserahkan ke Dewan Sukabumi

Empat Raperda Siap Diserahkan ke Dewan Sukabumi NERACA Sukabumi - Pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi segera menyerahkan draft empat Rancangan Peraturan…

BANK BRI ANGKAT UMKM DI HALAL PARK

Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Direktur Utama BRI Suprajarto (kanan) dan Direktur Mikro dan Kecil BRI Priyastomo (kiri) berfoto…

Terbitkan EMTN US$ 750 Juta - BMRI Catatkan Oversubscribed Empat Kali

NERACA Jakarta – Perkuat modal, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menerbitkan surat utang melalui program Euro Medium Term Notes…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BCA Pastikan Akuisisi Bank Royal

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk memastikan telah memulai proses akuisisi seluruh saham PT. Bank…

Allianz Luncurkan Perlindungan Kesehatan Tambahan

    NERACA   Jakarta - PT Asuransi Allianz Life Indonesia melalui Allianz Health & Corporate Solutions (AHCS), memperkenalkan manfaat…

Pemerintah Tetapkan Penjualan SBR006 Sebesar Rp2,2 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR006 sebesar Rp2,2 triliun yang…