Awal Tahun, WIKA Beton Pastikan IPO

NERACA

Jakarta- Manajemen PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengaku tengah mempersiapkan anak usahanya, Wika Beton untuk melaksanakan penawaran saham umum perdana (Initial Public Offering/IPO). Dengan menggunakan buku keuangan September 2013, realisasi atas rencana IPO anak usaha perseroan ini dapat dilangsungkan pada Maret 2014. “Paling lambat Maret tahun depan, Wika Beton sudah bisa melantai (mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia),” kata Direktur PT Wijaya Karya Tbk, Ganda Kusuma di Jakarta pekan kemarin.

Dana yang diperoleh dari hasil penawaran saham tersebut, menurut dia, akan digunakan untuk memperluas bisnis dan pembangunan pabrik beton untuk meningkatkan kapasitas produksi perseroan. Targetnya, melalui pelepasan sahamnya ini WIKA Beton mengincar dana hasil IPO sekitar Rp1 triliun sampai Rp1,5 triliun.

Namun sayangnya, dia masih enggan menyebutkan penjamin emisi yang ditunjuk perseroan. Yang jelas, pihaknya cukup confident untuk dapat menawarkan sahamnya ke publik. “Wika beton ini bagus, kita akan tawarkan harga premium,” imbuhnya.

Diketahui, WIKA menjadi salah satu partner pemerintah dalam pengembangan pembangunan infrastruktur dalam negeri. Tercatat, total kapasitas pabrik WIKA Beton dari 2012 sebesar 1.850.000 ton dan tahun ini naik menjadi 2 juta ton yang tersebar di Sumatera Utara, Lampung, Bogor, Majalengka, Boyolali, Pasuruan, Sulawesi Selatan, dan Kerawang. Perseroan optimis, jika pembangunan lampung Selatan Bakauheni selesai, maka permintaan pun akan semakin naik.

Pihaknya mencatat, sebagai perusahaan infrastruktur terintegrasi perseroan mengalami surplus 10% setiap tahunnya. Apalagi dengan berbagai terobosan dan inovasi yang dilakukan perseroan. “Perseroan selalu melakukan terobosan dan terus berevolusi menjadi perusahaan infrastruktur yang terintegritas melalui pengembangan sejumlah anak perusahaan, yakni WIKA Beton, WIKA Intrade, dan WIKA Realty,” Direktur Sales PT Wijaya Karya Tbk, Hadian Pramudita.

Pertumbuhan WIKA sebagai perusahaan infrastruktur terintegritas yang kuat, sambung dia, juga semakin mendapat pengakuan dari berbagai pihak, khususnya pemerintah. Oleh karena itu, melalui anak usahanya PT Wika Beton bertekad mempertahankan pengembangan produk-produknya baik di bidang jasa beton, pipa besi dan yang menyangkut kontruksi untuk pembangunan.

Hal tersebut bertujuan untuk mengantisipasi adanya pengembangan perencanaan dan datangnya proyek-proyek infrastuktur lain seperti monorail, terowongan, dan fly over. "Saat ini WIKA dipercaya oleh pemerintah DKI Jakarta. WIKA menjadi salah satu partner di jasa beton dalam pembangunan jalur Ciliwung-Banjir Kanal Timur menggunakan pipa beton yang disupport WIKA," jelasnya. (lia)

BERITA TERKAIT

Menko Darmin Pastikan Kondisi Ekonomi Aman

  NERACA   Jakarta – Sepanjang selasa hingga rabu kemarin, situasi keamanan di kota Jakarta belum kondusif. Namun begitu, Menteri…

Dishub Tangerang Pastikan KIR Bus Meningkat Jelang Lebaran

Dishub Tangerang Pastikan KIR Bus Meningkat Jelang Lebaran NERACA Tangerang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang, Banten, memastikan kir bus…

Redam Kepanikan Pelaku Pasar - BEI Pastikan Sudah Miliki Protokol Krisis

NERACA Jakarta – Menjelang penetapan pemengangan pemilu presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei mendatang, memberikan situasi politik…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…