Cegah Penyadapan, Indosat Pakai Teknologi Canggih

Untuk mencegah adanya peristiwa penyadapan oleh pihak asing terhadap jaringan telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) sudah memiliki berbagai sistem keamanan canggih yang menunjang. Sebagian besar perangkat sudah berstandar internasional dan ISO 27001 dan ISO 31000,”Sebagai perusahaan penyedia jasa telekomunikasi, Indosat berkomitmen senantiasa menjaga keamanan dan kerahasiaan penggunaan layanan telekomunikasinya sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku,”kata CEO Indosat, Alexander Rusli di Jakarta, kemarin.

Dia memaparkan, ISO 27001 terdiri dari sistem manajemen keamanan informasi atau Information Security Management. Sistem ini, sebagai pedoman ketika menyusun kebijakan sistem keamanan informasi atau information security policy.

Sedangkan ISO 31000 adalah bentuk sistem keamanan jaringan yang juga dievaluasi secara berkala oleh Indosat berdasarkan penilaian resiko (risk assessment) mengacu kepada manajemen resiko (risk management) yang dilakukan oleh internal maupun eksternal auditor.

Selain itu, semua sistem keamanan Indosat sudah sesuai dengan UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan KM No. 4 Tahun 2001 tentang Fundamental Technical Plan (FTP) 2000 maupun aturan yang telah diamandemen yakni, PM No. 9 Tahun 2010. Tidak hanya itu saja, seluruh perangkat Indosat telah memiliki sertifikat dari Kementerian Kominfo sesuai PM No. 29 Tahun 2008 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi. Jaringan keamanan tersebut juga sudah berstandar IT).

Bahkan, Indosat memiliki standar audit yang meliputi penerapan security control, business process, kepatuhan terhadap kebijakan serta pengujian teknis terhadap kerentanan jaringan, sehingga keamanan jaringan tetap terpelihara,”Keamanan Indosat semakin baik, karena tidak menyerahkan pengelolaan sistem jaringan secara outsourcing atau kepada pihak lain,” ungkapnya.

Selain itu, Indosat juga berkomitmen membantu aparat penegak hukum, (APH) untuk keperluan Lawful Interception. Ini telah mengacu PM Kominfo No. 11 Tahun 2006 tentang Teknis Penyadapan Terhadap Informasi dalam bentuk nota kesepahaman dan pedoman kerja. Disamping itu, Indosat juga berkomitmen memberikan perlindungan data pelanggan dan informasi pribadi menjadi bagian yang sangat penting dalam perlindungan bagi pelanggan kami sebagaimana diamanatkan pada Pasal 42 UU No. 36 Tahun 1999. (bani)

BERITA TERKAIT

Teknologi dan Industri di Satu Sistem

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri Teknologi dan Industri dalam kesehariannya adalah kosakata netral. Tetapi begitu saling bersenyawa menyatu…

KKP Sebut Teknologi RAS Dorong Produksi Benih Gurame

NERACA Jakarta – Jika dikomparasi dengan sistem konvensional, pendederan ikan gurame dengan teknologi Recirculation Aquaculture System (RAS) dapat meningkatkan padat…

Pertimbangan Dewan Sukabumi Mengenai PPDB Pakai Sistem Zonasi

Pertimbangan Dewan Sukabumi Mengenai PPDB Pakai Sistem Zonasi NERACA Sukabumi - Adanya sistem baru terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…