Picu Daya Kreativitas Inovator Muda di Indonesia - USBI Selenggarakan Science & Technology Competition 2013

Sains adalah kunci yang mendorong dan mempercepat kemajuan suatu negara. Demi mendukung kreativitas inovator muda dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, belum lama ini FST-USBI menyelenggarakan kompetisi sains dan teknologi agar anak bangsa siap menghadapi tantangan global yang kompetitif

NERACA

Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) merupakan modal utama dalam membangun sebuah negara, perkembangan teknologi maju begitu pesat, permintaan untuk tenaga kerja di bidang ini juga sangat tinggi. Menurut Kementerian Riset dan Teknologi, Indonesia sedang berupaya mewujudkan visi sebagai negara maju dan sejahtera pada tahun 2025.

Ya, tak berlebihan kiranya apabila pendidikan sains disebut sebagai salah satu pilar terpenting dalam dunia pendidikan. Pasalnya, kemajuan di bidang sains diyakini merupakan salah satu faktor pendukung majunya suatu negara. Hal ini dibuktikan dengan kemajuan bidang sains yang berkembang sangat pesat di negara-negara maju di berbagai belahan dunia. Berbagai penelitian dan penemuan baru di bidang sains pun didedikasikan demi peningkatan kualitas hidup negara-negara tersebut.

“Peran pendidikan dan sains sangat penting dalam memajukan bangsa Indonesia. Sains adalah kunci yang mendorong dan mempercepat kemajuan suatu negara,” kataProf Arief Rachman, pakar pendidikan.

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Siswa Bangsa Internasional (FST-USBI) berupaya untuk membantu menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan 5 program studi yaitu Matematika Terapan, Fisika Terapan, Computer Games Technology, Information Security, Mobile Communication Technology.

Prof Teddy Mantoro, dekan FST-USBI, menuturkan, FST-USBI percaya bahwa kreativitas mereka memerlukan wadah dan dukungan guna mengasah kemampuan mereka dan untuk mendorong terciptanya inovasi lainnya di Indonesia, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Banyak cara untuk menumbuhkan minat para pelajar Indonesia terhadap IPTEK, salah satunya dengan kompetisi sains dan teknologi. Untuk itu belum lama ini FST-USBI menyelenggarakan “USBI Science & Technology Competition 2013” di Pancoran, Jakarta. Sebanyak 10kelompok inovator muda dari tingkat SMP, SMA, dan SMK unjuk kebolehandi ajang ini. Kompetisi ini terdiri atas dua kategori, yaitu poster karya ilmiah dan produk inovatif.

Masing-masing kelompok diharuskan untuk mempresentasikan poster karya ilmiah dan/atau produk inovatif di bidang sains dan teknologi yang mereka siapkan. Produk inovatif yang mereka ciptakan antara lain:Solar Energy Converter Power Bank, Al-Quran Rumus Canggih, Masker Herbal Penyaring Asap Rokok, Pembangkit Listrik Segala Musim, danSpin as Energy Saver.

“Kompetisi ini diselenggarakan FST-USBI untuk mendukung kreativitas inovator muda dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ungkapTeddy Mantoro.

Bagi masing-masing kategori, terdapat kelompok pemenang yang mendapat medali emas dan uang tunai Rp 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah), kelompok yang mendapat medali perak dan uang tunai Rp 1.000.000 (satu juta rupiah), dan kelompok yang mendapatkan medali perunggu dan uang tunai Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Tidak hanya itu, setiap peserta mendapatkan piagam yang diharapkan mampu memacu mereka untuk tetap berprestasi.

USBI berharap Science & Technology Competition 2013 ini mampu memberikan semangat dan mendorong para inovator muda di Indonesia untuk terus mengasah kreativitas mereka kemudian pada akhirnya akan mendorong Indonesia menjadi negara maju.

“Melalui penyelenggaraan Science & Technology Competition 2013, USBI berupaya mendukung, memicu, dan meletupkan semangat inovator muda untuk terus kreatif serta produktif. Hal ini akan menjadi modal utama bagi anak bangsa untuk menghadapi tantangan global yang kompetitif,” tutup Teddy Mantoro.

Related posts