PERGERAKANNYA TERGANTUNG POLITICAL WILL PUSAT Terpuruknya Sejumlah Koperasi Akibat Kurang Modal

Sukabumi – Dekopinda sebagai mitra pemerintah dalam pergerakan koperasi, masih tergantung terhadap political will untuk memajukan koperasi. Dekopinda Kab. Sukabumi, tak menampik terpuruknya sejumlah koperasi di Kab. Sukabumi akibat Dekopinda kekurang modal untuk menghidupi sejumlah koperasi di Kab. Sukabumi tersebut.

NERACA

Demikian ditegaskan Ketua Dekopinda Kab. Sukabumi, Ruspandi, menjawab pertanyaan Harian Ekonomi Neraca di Sukabumi, Senin (18/7), karena sampai saat ini masih banyaknya koperasi yang vakum di Kab. Sukabumi.

“Ini membuktikan dari suatu sisi lemahnya kebijakan political wil tadi. Dan kami pun harus merspon pemerintah soal pendanaan. Kami optimis, pemerintah mulai melirik sektor koperasi menjadi salah satu pengembangan ekonomi rakyat,” ujar dia.

Dekopinda Kab. Sukabumi kata Ruspendi, akan selalu berada di jajaran terdepan menyuarakan kebangkitan koperasi, dengan cara melakukan pembinaan bekerja sama dnegan instansi terkait. “Dan harapan kami, mulai tahun 2012 hingga 2017 mendatang, koperasi di wilayah Kab. Sukabumi akan bangkit dengan pertumbuhan 2,5%,” tegasnya.

Dekopinda yang bertugas sebagai mitra, fasilitator atau pendaping koperasi lanjut Ruspendi, akan terus mengadvokasi, yang menyeruakan bahwa koperasi salah satu tiang ekonomi kerakyatan menuju rakyat sejahtera, “Olehkarenaya, koperasi apabila dikelola dengan benar dan permodalan yang cukup, bias menjadi pelaku usaha yang besar dalam pengembangan ekonomi rakyat,” terang dia.

Pada usianya yang memasuki tujuh dekade ini, kata Ruspendi, perkembangan koperasi secara kuantitas memang luar biasa. Di Kab. Sukabumi ujar dia, koperasi yang terdaftar mencapai 1700. Sebanyak 500 Koperasi dinyatakan sehat dan aktif melakukan kegiatan perkoperasian serta memiliki tenaga kerja yang cukup lumayan.

Dikatakannya, dari sekitar 500 koperasi sehat itu, dua koperasi diantaranya, yakni Koperasi Bina Usaha (KBU) Karang Tengah, termasuk koperasi terbaik tingkat Kab. Sukabumi dengan berbagai penilaian Satu lagi, imbuh dia, Koperasi Warga Winaya yang berada di Kec. Nagrak, “ Kedua koperasi ini termasuk koperasi besar pada tingkat Kabupaten Sukabumi. Setidaknya dari populasi, jenis, keanggotaan maupun kapasitas finansialnya yang tumbuh pesat. DImana kedua koperasi ini telah memiliki modal diatas miliaran rupiah” terang Supandi.

Berbagai Kegiatan

Sementara itu, untuk memperingati Hari Koperasi Ke 64 lalu, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kab.Sukabumi, menggelar berbagai kegiatan yang dipusatkan di Komplek Gelanggang Pemuda Cisaat, Selasa (19/7) hari ini.

Kepala Diskoperindag Kab. Skabumi, Asep Japar, didampingi Ketua Panitia Hari Jadi Koperasi ke 64 Tingkat Kab. Sukabumi, Husni mengatakan, kegiatan itu antara lain, gerak jalan santai yang melibatkan komponen masyarakat, pelajar dari tingkat SD, SMP, SLTA dan Pergutuan Tinggi (PT) se Kabupaten Sukabumi.

Khusus kegiatan gerak jalan santai ini, kata Husni, pihaknya mengadakan doorprize, berupa kendaraan roda dua, kulkas, dan hadiah lainnya. “Kita ajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam rangka hari jadi Koperasi ini” cetus dia, seraya mengatakan juga diadakan bazar produk Usaha Kecil Menengah (UKM) dibawah binaan Diskoperindag

Selain kegiatan tersebut, lanjut Husni, pihaknya juga akan menyipakan bantuan mesin terhadap pelaku UKM industrI, serta pemberian dana KUR secara simbolik bagi pelaku Koperasi dan UKM, “ Pemberian ini secara simbolik akan kita lakukan. Penerima dana KUR ini, mencapai 20 kelompok, dimana tujuannya untuk peningkatan modal,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Kapolda: Sejumlah Pangan di Bandung Bebas Formalin

Kapolda: Sejumlah Pangan di Bandung Bebas Formalin NERACA Bandung - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto memastikan sejumlah…

Kemacetan Akibat Pembangunan LRT

Jalan Tol di Kelapa Gading serta proyek infrastruktur lainnya di Jakarta tidak semata mata karena penyempitan jalur, tetapi rusaknya jalan…

KABUPATEN SUKABUMI - Somasi-HMI Minta Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Sejumlah OPD

KABUPATEN SUKABUMI Somasi-HMI Minta Kejari Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Sejumlah OPD NERACA Sukabumi - Sekitar 36 orang mahasiswa yang…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkot Palembang Salurkan Bantuan Modal 1.000 UMKM

Pemkot Palembang Salurkan Bantuan Modal 1.000 UMKM NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengucurkan bantuan modal kepada 1.000 usaha…

Pemkab Tangerang Akui 35.000 Tenaga Kerja Menganggur

Pemkab Tangerang Akui 35.000 Tenaga Kerja Menganggur NERACA Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, mengakui terdapat sekitar 35.000 tenaga…

Warga Depok Kesulitan Ingin Dapatkan Imunisasi Difteri

Warga Depok Kesulitan Ingin Dapatkan Imunisasi Difteri NERACA Depok - Sejumlah warga di Kota Depok kesulitan ingin mendapatkan imunisasi difteri…