Galakkan Sosialisasi, BEI Gandeng 28 Emiten - Selenggarakan Investor Summit

NERACA

Jakarta - Dalam rangka meningkatkan minat investor lokal berinvestasi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggelar acara tahunan Investor Summit dan Capital Market Expo (ISCME) pada tanggal 27-28 November 2013. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (26/11).

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito mengatakan, Investor Summit merupakan edukasi dan sosialisasi bagi masyarakat tentang potensi, peluang dan nilai tambah dalam berinvestasi di pasar modal, “Penyelenggaraan ini diharapkan dapat menggugah minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal sehingga peran pasar modal sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat lebih di optimalkan,”ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini tingkat pemahaman yang kurang dari masyarakat terhadap pasar modal menyebabkan partisipasi investor domestik di Indonesia menjadi sangat minim bila dibandingkan negara lain. Maka diharapkan, dengan perhelatan tahunan ini dapat meningkatkan pemahaman serta minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal.

Lanjutnya, event tahunan ini merupakan program patungan sejumlah lembaga meliputi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), “Ini kerja sama lembaga-lembaga keuangan. ISCME 2013 ini sudah yang keenam kali, sejak pertama kali di 2008. Tahun ini temanya, Indonesia Capital Markets: An Engine of Economic Growth,”kata Ito.

Dia mengungkapkan, jumah emiten yang akan melakukan presentasi dalam ICSME 2013 sebanyak 28 emiten. Adapun 28 emiten yang akan menghadiri ISCME 2013, yakni PT Timah Tbk (TINS), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA).

Di samping itu, PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Bank Mandir Tbk (BMRI), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).

Selain itu, PT Astra International Tbk (ASII, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). (bani)

Related posts