BTN Sediakan Fasilitas Kredit Karyawan Lottemart

NERACA

Jakarta - Banyak cara untuk memberikan kesejahteraan kepada karyawan diantaranya menyediakan fasilitas pinjaman yang dapat dipakai untuk keperluan apa saja. Saat ini bank-bank berlomba untuk menawarkan fasilitas semacam ini dan untuk itu BTN lewat inovasi produk terbarunya untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya dengan tidak mau melewatkan peluang ini dengan melakukan kerja sama dengan Lottemart di Indonesia.

"Lottemart merupakan anak perusahaan dari Lotte Grup yang merupakan perusahaan lima besat di Korea. Melalui produk kredit Kring BTN, karyawan Lottemart dapat menikmati fasilitas kredit untuk keperluan apa saja dengan proses yang cepat," kata Managing Director Bank BTN Saut Pardede usai acara penandatanganan perjanjian dengan Lottemart di Kantor Pusat Lottemart Jakarta, Senin (25/11).

Saut juga menjelaskan ruang lingkup kerjasama meliputi dukungan fasilitas kredit atau pembiayaan perbankan yang diberikan Bank BTN untuk karyawan tetap Lottemart."Kami ingin memberikan pelayanan lebih kepada Lottemart dan sebagai langkah awal adalah fasilitas pinjaman bagi karyawan. Ke depannya kerjasama ini diharapkan bisa masuk pada dukungan bisnis yang dapat diberikan Bank BTN bagi Lottemart. Dukungan mana sudah pasti diharapkan akan menjadi sinergi bagi kedua belah pihak," jelas dia.

Kemudian dia menambahkan Bank BTN bisa saja ke depannya memberikan fasilitas layanan bersifat one stop service bagi Lottemart dan akan disiapkan jika itu diperlukan. Tetapi saat ini memang core business Bank BTN adalah pembiayaan perusahaan dan industri ikutannya. Bank BTN dapat memberikan pembiayaan berapapun jumlahnya dan dimanapun tempatnya kapan pun pembiayaan itu dibutuhkan dengan penawaran menarik dan bersaing di pasar.

"Sebagai pemain utama dan terbesar dalam pembiayaan perumahan di Indonesia, kami juga akan memberikan penawaran lebih kepada Lottemart Indonesia," tegas Saut.

Saut pun menuturkan dalam skema kerjasama ini nantinya pihak Lottemart akan membuka rekening bagi karyawannya yang memenuhi syarat untuk menikmati fsilitas pinjaman yang disiapkan oleh Bank BTN."Setiap tanggal yang disepakati Lottemart akan membayarkan gaji karyawan tersebut ke masing rekening Bank BTN dan sesuai dengan kesepakatan Bank BTN akan melakukan pendebetan rekening sebesar nilai angsuran yang harus dibayarkan per bulan sesuai besarnya pinjaman yang dipinjam oleh masing-masing karyawan Lottemart," ungkap dia.

Sementara itu, President Director PT Lotte Shopping Indonesia, Joseph Buntaran mengatakan, kerjasama ini merupakan kerjasama pertama dan penting dalam mengingat usaha untuk mendapatkan kepemilikan rumah para karyawan Lottemart. Sedangkan terkait dengan kriteria karyawan yang mendapatkan fasilitas pinjaman sudah diatur bersama dengan pihak Bank BTN.

"Sekitar diatas tiga ribu karyawan tetap Lottemart yang bisa mendapatkan fasilitas pinjaman dari Bank BTN. Kemudian kriteria karyawan yang berhak mendapatkan pinjaman dalam kaitannya dengan berapa lama kerja dan gaji karyawan sudah dibicarakan dengan pihak Bank BTN dan sudah disepakati secara bersama-sama," kata dia.

Dia juga mengungkapkan meskipun banyak bank-bank yang lain menawarkan, namun Bank BTN sangat akif menawarkan dan melihat Lottemart sebagai perusahaan yang menjanjikan. Dalam pembiayaan pinjaman ini baru masuk dalam sektor perumahan terlebih dahulu, serta ada kemungkinan untuk membuka pembiayaan pinjaman dalam sektor lainnya.

"Apabila tingkat kredit macet tidak membesar, maka kondisi akan menjadi baik dan dapat dikembangkan ke sektor lainnya, seperti pembiayaan pinjaman ke sektor rumah tangga seperti alat elektronik dan furniture," ungkap Joseph.

"Apabila perkembangan pembiayaan pinjaman karyawan kami itu membaik maka bisa berkembang kepada pembiayaan pinjaman ke sektor yang lainnya juga," tambah dia.

Joseph mengakui tidak akan menargetkan berapa karyawan yang akan mendapatkan pembiayaan pinjaman, namun hal yang terpenting adalah masalah kesejahteraan yang harus diutamakan. Apabila karyawan merasa layak dan masuk kriteria maka berapa pun target karyawan yang mendapatkan pembiayaan pinjaman tidak akan dipermasalahkan.

"Dalam segi bisnis, memang target itu sangat penting, tapi hal itu mudah dibicarakan dengan pihak BTN, hal yang terpenting dari perseroan adalah untuk mensejahterakan karyawan," tutur dia.

Dia juga mengungkapkan terdapat tiga ribu karyawan tetap yang bisa mendapatkan pembiayaan pinjaman dan diharapkan semua karyawan itu dapat diakomodir oleh pihak Bank BTN. Semua karyawan harus mengetahui informasi pembiayaan pinjaman ini terlebih dahulu sehingga mendapatkan pengetahuan atas pembiayaan ini.

"Hal yang terpenting adalah tingkat kesejahteraan karyawan mendapatkan pembiayaan pinjaman dan diharapkan kerjasama ini dapat dilaksanakan dengan baik oleh kedua belah pihak," lanjut Yoseph. [mohar]

Related posts