Antam Beri Pinjaman Meratus Rp30,4 Miliar

NERACA

Jakarta-PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengucurkan pinjaman senilai Rp30,4 miliar kepada PT Meratus Jaya Iron and Steel (PTMJIS). Pinjaman tersebut diberikan dalam bentuk revolving loan dan berjangka waktu satu tahun dengan suku bunga 10% per tahun. “Tujuan pinjaman ini untuk membeli bahan baku produksi dan keperluan terkait operasional dan modal kerja lainnya,” kata Sekretaris perusahaan PT Aneka Tambang, Tri Hartono dalam keterangan resminya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Perjanjian mengenai pemberian pinjaman ini, menurut dia, telah dilakukan sejak 25 Oktober 2013. Pencairan dilakukan maksimal dua kali dalam sebulan selama periode pinjaman. Pembayaran pokok utang dapat dilakukan secara keseluruhan atau sebagian pada periode sebelum jatuh tempo. Namun pada saat jatuh tempo, pokok utang harus dibayar secara keseluruhan beserta perhitungan bunga.

Diketahui, PT Meratus Jaya Iron and Steel merupakan perusahaan patungan antara perseroan dengan PT Krakatau Steel Tbk dengan kepemilikan saham masing masing sebesar 34% dan 66%. PT Meratus Jaya Iron and Steel sendiri bergerak dalam bidang industry dan produk besi baja, produk hasil tambang, pembangunan, pengangkutan, perdagangan dan sektor jasa.

Tercatat, sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini Aneka Tambang mencatatkan penjualan bersih naik 23,56% menjadi Rp8,81 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp7,13 triliun. Kenaikan ini diikuti meningkatnya beban pokok penjualan sebesar 31,47% menjadi Rp7,52 triliun dari Rp5,72 triliun. Sementara beban usaha pada periode yang sama juga melonjak menjadi Rp813,59 miliar dari Rp785,68 miliar.

Akibatnya, laba bersih perseroan menyusut sebesar 44,57% menjadi Rp347,99 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp627,78 miliar. Sementara laba usaha perseroan turun menjadi Rp472,98 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp626,15 miliar.

Untuk menopang kinerjanya, perseroan terus memperluas jaringan penjualan emas. Salah satunya dengan membuka outlet butik emas logam mulia melalui Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM). Rencananya, hingga akhir tahun ini perseroan akan membuka 5 outlet butik emas logam mulia antara lain di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Palembang.

Tri menyebutkan, setelah Jakarta dan Bandung, perseroan baru saja membuka butik emas ketiga di Surabaya, Jawa Timur. Hal ini dilakukan untuk lebih meningkatkan ekspansi penjualan emas ke konsumen retail. “Menyusul pembukaan butik emas logam mulia di Surabaya, Antam juga akan membuka butik emas di Makassar dan Palembang di tahun ini.” ujarnya.

Selanjutnya, pada tahun 2014 perseroan akan membuka 5-10 outlet butik emas logam mulia di berbagai kota di Indonesia. Selain memperluas distribusi, pembukaan butik emas ini disebut sebut sebagai strategi perseroan untuk lebih baik lagi dalam melayani konsumen emas logam mulia. (lia)

Related posts